UGM Resmikan Kandang Ayam Tertutup Pertama Berstandar Internasional di PT Indonesia

Infokampus.news – Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi memiliki kandang ayam tertutup pertama berstandar internasional yang dimiliki perguruan tinggi di Indonesia. Research Farm ini merupakan hasil kerja sama antara PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) dengan UGM dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan industri peternakan.

Berlokasi di areal kompleks Fakultas Peternakan UGM , ruangan berukuran 8×24 meter persegi tersebut dibagi menjadi 48 replikasi dengan ukuran 1,25×2 meter yang masing-masing memuat kapasitas 32 ekor ayam.

“Kandang tertutup adalah teknologi yang diadopsi oleh research farm ini, teknologi yang sudah banyak digunakan di negara-negara lain untuk meningkatkan produktivitas ayam broiler,” ujar Ferry Poernama, Adjunct Professor Fakultas Peternakan UGM . Ferry yang juga merupakan Headset of Technology and Nutrition JAPFA di sela-sela peresmian kandang tertutup, Selasa (23/4/2019)mengatakan bahwa ayam yang dipelihara dengan kandang tertutup akan menghasilkan bobot 200 gram lebih berat dalam 35 hari dibanding di kandang terbuka atau konvensional. Hal ini disebabkan temperatur suhu dan kecepatan angin di dalam kandang tertutup lebih stabil.

Temperatur ruangan kandang ayam tertutup ini diatur pada kisaran 32 sampai 33 derajat Celcius, kecepatan angin 3,2 meter per detik, serta kelembaban yang baik berada di 60 sampai 70 persen. Namun, soal kelembaban sulit dikontrol di daerah tropis seperti Indonesia, sehingga cukup dipastikan tidak terkena panas.

Di samping itu, ayam di kandang tertutup lebih irit dalam menghabiskan pakan. Namun demikian, bobot daging yang dihasilkan lebih berat. Penyebabnya tak lain adalah suhu dan angin yang stabil membuat ayam tidak mengeluarkan banyak kalori.

“Berbeda dengan ayam di kandang terbuka cenderung makannya banyak tetapi tidak jadi daging karena kena panas sinar matahari, kalori ayam terbakar,” jelas Ferry.

Kendati demikian, Ferry tidak menampik jika investasi ayam di kandang tertutup lebih mahal di awal ketimbang kandang terbuka, yakni berada di angka Rp 65.000 sampai Rp 85.000 per ekor. Sementara, ayam di kandang terbuka berkisar Rp 25.000 sampai Rp 45.000 per ekor.

“Memang kandang tertutup butuh modal lebih besar di awal, tetapi jika sudah berjalan bisa lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan produktivitas ayam menjadi 80 gram,” tukasnya. (him)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
skripsi 1000 lembar
Viral! Skripsi 1000 Lembar Rampung Hanya dalam Waktu 1,5 Bulan

Infokampus.news - Skripsi adalah momok bagi sebagian besar mahasiswa tingkat akhir. Sebab di fase ini, berbagai cobaan akan datang silih

Close