(Live Report) Akhir Bagi Kategori SAINTEK, Babak Terakhir SOSHUM dan CAMPURAN

Infokampus.news, Malang – Pertarungan para pejuang PTN dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2018 (SBMPTN 2018) mendekati tahap akhir bagi peserta kategori SAINTEK. Bagi peserta kategori SAINTEK, tes potensi akademik selama 105 menit merupakan babak terakhir bagi peserta kategori SAINTEK karena sesi setelah ini adalah tes di bidang Sosial Humaniora yang dilakukan oleh peserta kategori SOSHUM dan Campuran.

Peserta SBMPTN Kategori SAINTEK Tinggal Andalkan Doa

Namun meski demikian, bukan berarti peserta SAINTEK bisa bersantai sembari menunggu hasil. Hal ini diungkapkan oleh salah satu peserta kategori SAINTEK, Savira yang merupakan satu dari 16.310 peserta SBMPTN 2018 kategori SAINTEK.

“Seneng banget akhirnya bisa selesai dari ujian dengan lancar. Sekarang tinggal doanya aja diperbanyak biar bisa keterima di kampus idaman,” kata Savira yang melakukan ujian di Universitas Negeri Malang (UM).

Savira merasa optimis mendapatkan hasil yang diinginkan karena menurutnya ia telah berusaha dengan mengikuti berbagai bimbingan belajar. “Selain itu, dukungan keluarga buat aku yakin hasilnya nanti akan sebanding,” ujar Savira yang memilih Kedokteran Universitas Brawijaya sebagai tujuannya selanjutnya.

Baca Juga :  Ingin Jadi Scrum Master? Tidak Hanya Andalkan Otak, Ternyata Ini Juga Penting
Babak Terakhir Bagi SOSHUM dan Campuran

Lain halnya dengan peserta SAINTEK yang sudah melalui SBMPTN 2018, peserta SOSHUM dan Campuran akan menghadapi babak terakhir dari SBMPTN, yaitu tes bidang SOSHUM yang akan dimulai pada pukul 13.00 sampai pukul 14.30 WIB.

Meskipun cuaca cukup terik, tapi antusiasme peserta tak kunjung surut. Beberapa dari mereka makin optimis mampu menyelesaikan tes dan memperoleh hasil memuaskan.

Michael yang merupakan peserta kategori Campuran berpendapat bahwa meskipun sudah melakukan tes sejak pagi, akan tetapi semangatnya untuk dapat diterima di perguruan tinggi negeri mampu mengalahkan lelah dan penatnya mengerjakan soal. “Karena terpacu makanya saya terus semangat ini, Mas. Pokoknya jangan mikir beratnya ujian, tapi mikir aja kampus tujuan yg dipengenin,” ujar peserta kategori Campuran di Universitas Islam Malang (UNISMA) ini saat ditemui tim Infokampus.news.

Adapun Nina, peserta kategori SOSHUM di Universitas Widyagama Malang (UWG) mengatakan bahwa soal SBMPTN tahun ini lebih mudah dari sebelumnya sehingga ia lebih optimis untuk diterima.

Baca Juga :  Kerja Keras Tidak Sia-Sia, IPB naik 100 Tingkat di QS World University Ranking

“Aku tahun lalu nggak lolos SBMPTN. Tahun ini nyoba lagi dan cukup optimis karena soalnya nggak sesulit tahun lalu. Semoga berhasil,” tandas Nina yang mengaku telah mengikuti bimbingan belajar selama setahun agar dapat diterima di PTN tahun ini.

Di samping itu, bagi Nina berkuliah di PTN adalah impiannya sejak dulu. Sehingga, ia sangat yakin akan hasil yang akan dicapai nanti.

“Tujuanku biar diterima di PTN. Titik!” seru Nina bersemangat. (sig)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *