Kehidupan Sosial Petinggi Kampus Menurun, Ini Solusi Pilihan Wakil Rektor 3 UM!

Infokampus.news, Malang – Sejak adanya keputusan pembebasan lingkungan perkuliahan dari kendaraan bermotor setiap hari Jum’at atau Car Free Day sekitar setahun lalu, banyak perubahan yang dilakukan oleh para civitas akademika Universitas Negeri Malang (UM). Termasuk Wakil Rektor III UM, Dr. H. Syamsul Hadi M.Pd. M.Ed, ditemui di sela kegiatannya di hari jum’at ini (13/1) mengaku memiliki gaya tersendiri untuk masalah mobilitasnya di dalam area kampus.

“Lebih dari setahun, saya punya prinsip untuk meminimalkan memindah mobil dalam kampus. Jadi saya suka jalan kaki kalau kemana-mana, baru ahir-ahir ini ada fasilitas sepeda itu ya jadi saya sekarang malah sering beralih menggunakan sepeda kayuh,” ungkapnya pada tim infokampus.news.

Syamsul mengaku lebih senang berjalan kaki untuk menunjang mobilitasnya dalam kampus, meskipun tujuannya merupakan fakultas yang paling jauh dengan gedung rektorat tempatnya bekerja sehari-hari.

“Meskipun ke Fakultas Sastra, FMIPA yang paling luar jauh dari gedung rektorat saya tetap senang jalan kaki. Kalau mepet baru pakai mobil karena ya enak sehat juga, saya rasa sekarang pakai sepeda ini malah semakin memanjakan saya pribadi ya,” tuturnya sambil sedikit bercanda.

Kehidupan Sosial Civitas Akademika Menurun, Car Free Day Solusi Yang Tepat

Ia mengaku lebih senang bertemu banyak orang yang ia jumpai di jalan saat bersepeda atau berjalan kaki, karena dengan hal ini tali silatutahmi mampu terajut secara baik. Syamsul menekankan hal semacam ini justru solusi yang tepat untuk diberikan karena dewasa ini hubungan sosial tiap civitas akademika kian menurun.

“Teman-teman sampai hafal gitu di jalan bertemu saling sapa lalu ngobrol, saya senang juga ketemu banyak orang ahirnya. Nah ini solusi juga, kan kalau orang di kampus pakai mobil apalagi kalau kacanya hitam seperti mobil-mobil milik pak rektor dan wakil-wakilnya itu ya kan otomatis kalau di dalam mobil terputus dari dunia luar, sudah seperti tidak tahu ada siapa sedang apa nah silaturahmi terputus dan seperti ada gap gitu. Car Free Day ini solusi yang baik menurut saya,” paparnya kemudian.

Selain itu ia menambahkan dengan dirinya setiap hari rutin berjalan kaki dan mengayuh sepeda, ia merasakan manfaat yang besar bagi kesehatan tubuhnya. Di usianya yang sudah tidak terbilang muda, ia mengaku tidak mengalami masalah kesehatan yang berarti seperti orang-orang pada umumnya.

“Seusia saya alhamdulillah masih bisa dikatakan normal semuanya. Padahal kan kalau sudah di usia saya ini penyakit seperti tekanan darah, gula, asam urat, selalu membayang kan ya, tapi Alhamdulilllah,” ujar wakil rektor yang gemar melakukan olahraga bersepeda rutin ini. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin Jadi Pemuda Penggerak Bangsa? Ayo Mulai Dengan Startup Digital!

Universitas Muhammadiyah Malang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Road To Ignition Malang di selenggarakan oleh Gerakan 1000 Startup Digital

Close