Kejutkan Publik! Guru Besar FTP UB Temukan Cara Sembuhkan Diabetes Lebih Ampuh dengan Menggunakan Buah ini loh!

Infokampus.news, Malang – Guru besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Ir. Elok Zubaidah M.P yang akan dikukuhkan besok (30/1) mengejutkan publik dengan temuannya kombucha dari salak suwaru yang terbukti ampuh sembuhkan diabetes. Hasil temuannya ini diujikan pada tikus yang telah dibuat diabetes hingga memiliki kadar gula 400 mg/dl dalam 28 hari.
“Tentu ada kadar tertentu, kalau buat kita juga bagus tapi sehari jangan sampai lebih dari 100 ml.”
Kombucha sendiri merupakan minuman fermentasi teh yang berasal dari China dan dipercaya sejak ribuan tahun lalu mampu membuat awet muda dan umur lebih panjang. Namun citarasanya yang sangat asam menurutnya kurang diminati di Indonesia selain itu juga harganya yang mahal mencapai 60 ribu rupiah di pasaran.
Namun karena khasiatnya yang baik, ia berusaha untuk menemukan formulasi yang sama dengan kombucha ini yakni mengganti teh dengan berbagai buah-buahan lokal hingga import agar citarasanya akrab di lidah masyarakat Indonesia. Setelah meneliti beberapa buah ternyata ia menemukan bahwa salak suwaru 1.5 kali lipat lebih asam daripada buah lain termasuk anggur dan stroberi impor maupun lokal.
“Tidak masalah untuk orang maag juga, karena asam dari buah itu lemah tidak kuat begitu. Kalau saya jual juga murah sekitar 15 ribu rupiah untuk 250ml, di pasaran bisa hingga 60 ribu rupiah.” Imbuhnya.
Meski temuannya saat ini belum dipasarkan secara luas, ia merasa optimis. Karena sesuai dengan hasil penelitiannya pangan fermentasi sejenis kombucha ini merupakan produk yang nemiliki nilai fungsional sebagai obat dari penyakit degeneratif.
“Pangan fungsional seperti ini tidak hanya menjadi sumber energi dan untuk pertumbuhan tapi dia juga mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh. Mikroba dalam pangan fermentasi itu meningkatkan senyawa bioaktif itu untuk membuang radikal bebas dari tubuh yang kita dapat misalnya sekarang dari junkfood yang sering kita makan,” terangnya.
Saya berharap kedepannya bisa dipasarkan dan diterima di masyarakat luas. (Pus/jul)
Baca Juga :  Prodi Favorit UNESA di SNMPTN 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *