Kembangkan Potensi Beras Hitam Organik, Universitas Gadjah Mada Bantu Tingkatkan Nilai Jual Petani Lokal

Infokampus.news – Setiap perguruan tinggi tentunya memiliki hasil karya inovasi maupun penemuan yang harus di pamerkan maupun di perkenalkan pada pihak-pihak tertentu maupun masyarakat luas. Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada juga memamerkan hasil karya inovasi dari dosen baik lewat riset maupun pendampingan pada petani dan UMKM.

Hasil karya inovasi dari para dosen sangat beragam, ada produk pangan, teknologi tepat guna dan maket pabrik pengolahan pangan. Produk yang dihasilkan diantaranya minuman sari tempe, alat cetak rengginang, pie buah dan biskuit serta cookies, maket pabrik asap cair, maket pabrik kacang rendah lemak, produk beras hitam dari hasil pengembangan padi SRI di Bantul dan Kediri. Pameran sendiri merupakan hasil dari kerja sama dengan para mitra, seperti kelompok tani dan UMKM.

”Kita harapkan lewat pameran inovasi ini nantinya makin dikenal luas berbagai produk yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri,”Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., selaku Dekan Fakultas Teknologi Pertanian dari Universitas Gadjah Mada.

Ajarkan Budidaya Padi System of Rice Intensification, Universitas Gadjah Mada Kembangkan Beras Hitam Organik di Dua Tempat

Produk beras hitam dari kelompok tani Bantul dan Kediri adalah salah satu produk inovasi yang dipamerkan, Prof Dr. Ir. Sigit Supadmo Arif, M.Eng., selaku pembina budidaya padi SRI (System of Rice Intensification) dari Fakultas Teknologi Pertanian dari Universitas Gadjah Mada menyatakan budidaya tanam beras hitam bermula dari gerakan budidaya padi SRI dan gerakan irigasi bersih di Imogiri Bantul.

“Sudah dikembangkan oleh kelompok tani empat tahun yang lalu, sekali panen baru 1,4 ton,” ungkapnya.

Konsep budidaya padi SRI (System of Rice Intensification) menarik minat beberapa orang petani untuk menanam varietas lokal seperti beras hitam yang berasal dari Imogiri Bantul. Selain di Bantul pengembangan budaya padi SRI juga dilakukan di Kediri.

“Ada delapan varietas lokal di Kediri,” tuturnya. (has)

Sumber : https://www.ugm.ac.id/

 

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau Kuliah di Eropa? Universitas Terbaik di Inggris Ini Bisa Jadi Pilihan!

Selain itu, menempuh studi di Inggris membawa beberapa kelebihan selain mengejar ilmu. Sobat bisa menjelajah daerah-daerah Inggris Raya

Close