Kemenristekdikti Buka Program Sertifikasi Guru Mandiri, Berikut Rincian Biaya yang Harus Kamu Keluarkan

Infokampus.news Pemerintah menjalankan sertifikasi atau pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan mandiri. sesuai namanya, untuk bisa ikut peserta dikenai biaya. berapa sih biaya yang harus dikeluarkan untuk program sertifikasi guru mandiri?

Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Dekan FKIP Negeri Se-Indonesia Prof Sofendi menyampaikan bahwa dari hitungan pihak kampus, biaya PPG prajabatan berbayar berkisar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per semester. ’’Pendidikannya dua semester atau satu tahun,’’ katanya di raker pimpinan FKIP negeri se-Indonesia di kampus Universitas Terbuka (UT).

Besaran biaya pendidikan PPG disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Menurut Sofendi, biaya itu akan digunakan untuk sejumlah kegiatan praktikum. Khususnya praktik mengajar. Apalagi peserta PPG prajabatan mandiri bukan hanya sarjana lulusan FKIP. Sarjana non-keguruan, selama lolos seleksi nasional, juga bisa ikut.

Direktur Pembelajaran Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti Paristiyanti Nurwandani menuturkan, sasaran angkatan pertama PPG prajabatan itu merupakan sarjana yang belum menjadi guru, namun berbeda dengan PPG dalam jabatan yang pesertanya adalah guru.

Baca Juga :  Smart Tongkang, Mesin Pembuat Garam Berkualitas Ciptaan Mahasiswa UMM

“Untuk angkatan pertama, November ini seleksi secara nasional dan pendidikan mulai Januari 2020. untuk batch pertama, kuotanya dibatasi 12.225 orang. PPG berbayar dilaksanakan di 63 unit lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) seluruh Indonesia. LPTK yang mendapatkan kuota terbanyak adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Padang masing-masing menerima 675 orang.” tuturnya.

Seperti diketahui, selama ini program PPG hanya diperuntukkan bagi guru. Pemerintah memberikan subsidi kepada seluruh guru yang mengikuti PPG. Sementara itu, para sarjana yang belum menjadi guru tidak bisa mengikuti sertifikasi untuk mendapatkan sertifikat profesi guru tersebut.

Sertifikat profesi guru selama ini cukup krusial karena menjadi syarat utama bagi guru untuk mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). Bagi guru PNS, besaran TPG sebesar satu kali gaji pokok. Sementara itu, bagi guru swasta, nominal TPG ditetapkan minimal Rp 1,5 juta/bulan. (Edt)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *