Ketua Aptisi Jatim, ‘PTS Tidak Mau Rukun, Harus Tutup’

Infokampus.news, Malang – Di awal tahun 2017 ini ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, Prof. Dr. H. Suko Wiyono, S.H., M.H., memberikan statemen khusus terhadap PTS di Jawa Timur. Menurutnya hingga saat ini PTS di seluruh Jawa Timur yang bermasalah, sudah mulai diberikan pembinaan khusus. Pembinaan ini terkait dengan adanya kasus dualisme PTS, yakni kampus swasta dengan dua yayasan maupun dua rektor.

“Di 2017 ini Perguruan Tinggi tidak sehat di Jawa Timur masih ada yang dibina,” tuturnya ditemui pagi ini (17/3).

Ia mengatakan bahwa banyak PTS ‘tidak sehat’ saat dibina hampir seluruhnya mau untuk diajak rukun, yakni hanya di bawah naungan satu rektor dan satu yayasan.

“Rata-rata mereka mau kok rukun,” tambah rektor yang juga merupakan ketua senat UM ini.

Kalau Tidak Mau Rukun, Ditutup

Rektor UNIDHA ini menjelaskan, apabila para PTS ‘sakit’ telah diberi binaan dengan tenggat waktu tertentu dan mereka masih belum rukun, maka kampus tersebut harus ditutup.

“Diberi waktu untuk pembinaan itu, nah kalau tidak mau rukun ya harus ditutup,” tandasnya. (Pus)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UNIDHA Anggarkan 7,5 Milyar Dana Penelitian Dosen!

Universitas Wisnuwardhana Malang (UNIDHA) tahun ini mempersiapkan dana penelitian dosen hingga 7,5 milyar rupiah

Close