Ketua LPPM Sosialisasikan Panduan Penelitian dan Pengabdian Edisi XI

Infokampus.news, Malang – Candra Aditya, ST, MT Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UWG Malang sosialisasikan Panduan Penelitian dan Pengabdian Edisi XI Tahun 2017 pada para dosen. Seluruh dosen, Rektor UWG Malang, Wakil Rektor I, II dan III juga turut hadir dalam sosialisasi yang diadakan Ruang F9 Kampus II UWG Malang.

“Buku panduan edisi XI tahun 2017 ini perlu saya sosialisasikan mengingat ada beberapa perubahan mendasar yang perlu menjadi perhatian,” ungkap Candra.

“Pada Edisi XI ini skema penelitian dibagi menjadi 4 bagian yaitu penelitian dasar, penelitian terapan, penelitian pengembangan kapasitas dan penelitian desentralisasi yang semuanya ada dalam 14 skema penelitian. Sebelumnya di panduan edisi X ada 17 skema. Untuk skema pengabdian kepada masyarakat tidak ada perubahan dalam jumlah skema tetapi berubah nama. Sedangkan fokus penelitian tetap pada 10 fokus mengacu pada RIRN. Lebih jauh disebutkan untuk penelitian desentralisasi, proposal penelitian yang diajukan harus mengacu pada Renstra Penelitian tiap-tiap perguruan tinggi,” paparnya.

“Tidak ada lagi kerja keras menempel kuitansi dan bukti pengeluaran yang lain. Sebagai penggantinya, luaran wajib yang dijanjikan oleh peneliti akan menjadi fokus perhatian DRPM,” ungkap dosen Prodi Teknik Sipil tersebut.

Pentingnya Memahami Isi Panduan Penelitian dan Pengabdian Edisi XI

“Hibah yang cukup besar dari pemerintah ini merupakan peluang, tapi sekaligus tantangan karena persyaratannya cukup ketat. Sebagai Kampus Inovasi dengan semangat Go Research nya, saya yakin kita semua dapat menyesuaikan diri dengan aturan yang baru ini. Semangat kebersamaan yang ada diantara kita akan mewujudkannya,” ungkap Prof. Sukamto selaku Wakil Rektor I UWG Malang.

“Acara ini bagus, namun karena begitu banyak hal baru yang harus dijelaskan sementara waktu yang tersedia sangat singkat, maka banyak hal yang belum atau tidak langsung dipahami oleh peserta. Tapi saya yakin para peserta akan segera memahaminya setelah membaca sendiri buku panduan setebal 559 halaman ini,” pungkas Sekretaris LPPM UWG Malang.  (has)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Poltekkes Kemenkes Malang Pindah di MATOS?

Sabtu (6/05) Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang (Poltekkes Kemenkes Malang) lakukan sosialisasi mengenai gizi dengan mengadakan Nutrifair 2017

Close