Konferensi Internasional UMM : Inovasi Bisnis, Kunci Kuasai Bisnis Global

Infokampus.news, Malang – Hari ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan International Conference on Future Business Environment and Innovation (ICOFBEI). Acara yang diselenggarakan di UMM Dome ini menghadirkan beberapa pemateri yaitu Prof. Terrill L Frantz dari Peking University China, Prof Mudrajad dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Dr. Suhal dari Universitas Malaysia Terengganu, dan Dr DJoko Sigit Sayogyo dari UMM.

UMM Terus Berusaha Hasilkan Pebisnis yang Berkualitas

Dalam sambutannya, Rektor UMM Dr. Fauzan mengatakan, dalam konferensi kali ini mahasiswa dapat menilai bidang apa saja yang harus dikembangkan dalam dunia bisnis internasional nantinya.

“Mahasiswa harus bisa membaca dan menganalisa perkembangan dunia bisnis saat ini,” ucapnya dihadaan peserta konferensi.

Senada dengan Rektor UMM, Dekan FEB UMM Dr Idah Zuhroh MM menuturkan, dalam perkembagan ekonomi dan bisnis di Indonesia saat ini, setiap pelaku ekonomi harus setara daya saingnya. Di negara berkembang seperti Indonesia ini, permasalahan SDM yang rendah mempunyai dampak pada kurangnya kesejahteraan perekonomian. Apalagi dalam era globalisasi saat ini, tugas mahasiswa kedepannya adalah membuat inovasi yang mampu bersaing dengan dunia internasional.

Baca Juga :

”Mungkin disinilah Peran FEB UMM saat ini, yakni menghasilkan sumberdaya manusia yang berjiwa entrepreneur, sehingga SDM dari UMM sendiri mempunyai kualitas unggul agar mampu mengakselerasi tujuan pembangunan, baik di bidang pemerintahan maupun bisnis,” tuturnya.

Cara Bersaing dengan bisnis Global? Ini kata Professor dari China

Prof. Terrill L Frantz dari Peking University China dalam penjelasannya mengatakan, hal terpenting untuk menjadi pelaku bisnis internasional adalah eksekusinya. Jika kita mampu mengeksekusi bisnis sesuai konsep yang dicanangkan, maka sudah bisa dikatakan kita telah suskes menjalankan bisnis tersebut. Tentu saja dengan ditandai oleh beberapa perilaku, yakni visi, keuletan, ketabahan, tekad yang kuat, dan banyak akal.

Terakhir Prof Terrill memberi pesan untuk selalu observasi situasi bisnis yang sedang berjalan disekitar. Karena menurutnya dunia bisnis akan selalu bertranformasi. Dalam pandangannya, saat ini Indonesia khususnya perguran tinggi harus mempersiakan SDM masa depan yang mampu melakukaan eksekusi dan terus bertransformasi di bidang bisnis.

Penulis : Ucha Julistian
Editor : Galuh Pandu

Foto : Ucha – Infokampus,news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sumbang 32 Karya Inovasi, IPB jadi Kampus Paling Inovatif Tahun 2016

Institut Pertanian Bogor (IPB) mempertahankan statusnya sebagai kampus penyumbang karya inovasi terbanyak dibanding kampus lainnya. Status yang sudah IPB raih...

Close