Konservasi Alam dan Tradisi, serta Kohesi Sosial Berbasis Slametan Tengger

Infokampus.news, Malang – Tim PKM-PSH UB merekomendasikan sebuah Model  Konservasi Alam dan Tradisi, serta Kohesi Sosial Berbasis Slametan Tengger.
Adapun, model tersebut dilatarbelakangi oleh keberagaman bangsa Indonesia. Keberagaman menjadi tantangan sekaligus ancaman. Tantangan keberagaman adalah toleran terhadap perbedaan untuk meraih kehidupan yang aman dan sejahtera. kemajemukan justru lebih sering memantik api kebencian, kedengkian, rasa tak dihargai, dan dendam yang berujung pada perselisihan, pertentangan, bahkan aksi anarkis. Tanpa pemahaman dan pembatinan, keberagaman bangsa ini berpotensi menjadi ancaman.
Tengger adalah salah satu potret masyarakat etnis di Indonesia

Wong Tengger adalah salah satu potret masyarakat etnis di Indonesia yang hidup dengan nilai-nilai toleransi. Nilai-nilai luhur tersebut masih terpelihara secara utuh hingga kini melalui serangkaian slametan yang rutin dilaksanakan.
Slametan dianggap sebagai identitas Wong Tengger karena merupakan warisan dari leluhur. Slametan juga menjadi ruang bagi masyarakat Tengger untuk menggalang keguyuban dan membina kerukunan. Lebih jauh, di dalam slametan terepresentasi perilaku konservatif Wong Tengger terhadap alam.
Dengan melihat permasalahan dan potensi tersebut, Tim PKM-PSH UB yang beranggotakan Rahmi Febriani, Caesarilla Wahyu Prihandini, dan Mareta Sari Manda dari S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia merekomendasikan MODEL KONASI-KOSOSIS  (Konservasi Alam dan Tradisi, serta Kohesi Sosial Berbasis Slametan Tengger) sebagai upaya mengatasi perilaku konsumtif manusia terhadap alam, lunturnya nilai-nilai kultural dan permasalahan sosial yang bisa diterapkan di daerah lain di Indonesia.(KampusNetizen)

Berita Terkait

  • Infokampus.news – Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang berhasil ciptakan listrik dengan  memanfaatkan limbah organik seperti bayam dan kulit jeruk sebagai pengahsil listrik dengan menggunakan teknologi MFC (Microbial Fuel Cell). “Microbial Fuel Cell atau MCF adalah salah satu teknologi yang mengonversi energi biomassa dari limbah organik menjadi listrik berbasis aktivitas mikroba.” Ujar Elviliana, Ketua Tim Penelitian di Universitas Brawijaya. Menurutnya, Indonesia kaya dengan sayur dan buah-buahan, tetapi limbahnya masih belum bisa…
  • Ada yang berbeda dari jas almamater yang didapatkan para mahasiswa baru jalur SBMPTN 2018 Universitas Negeri Malang saat registrasi administrasi hari ini (10/7). Jas almamater mahasiswa UM
  • Rektor baru UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani A.R, M.S didapuk menjadi salah satu narasumber di sebuah acara diskusi bertema "Strategi Kebangsaan Mengatasi Radikalisme di Universitas" yang digelar di Jakarta Selatan (11/6).

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
pelaku umkm 2
Senang Bukan Kepalang! Pelaku UMKM Puas Dengan Pelatihan yang Diberikan STIKI Malang, DISKOMINFO dan Pemkot

Para pelaku UMKM, Karang Taruna Kelurahan Malang dan LPMK merasa puas dengan terselenggaranya acara Pembinaan Telecenter Daragati yang digelar di...

Close