Kontes Mobil Hemat Energi Dorong Teknologi Automotif di Kampus

Infokampus.news – Sebanyak 60 tim berlaga dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2016. Ajang yang digelar dari 1 sampai 4 November mendatang itu langsung dibuka oleh Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Intan Ahmad.

Intan mengatakan, kompetisi mobil hemat energi bertujuan meningkatkan penguasaan ilmu dan teknologi automotif hemat bahan bakar dan ramah lingkungan di tingkat kampus. Selain itu, menjadi wadah bagi mahasiswa teknik untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan, meningkatkan kreativitas, disiplin, serta mengasah kemampuan soft skill dan hard skill.

Baca Juga:

“Energi paling besar yang kita gunakan adalah BBM, energi fosil dimana sektor transportasi sebagai konsumen BBM terbesar,” ujarnya disitat dari laman Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (2/11/2016).

BBM sendiri, ucap Intan, akan habis dalam jangka waktu kurang dari 30 tahun mendatang. Sehingga, Kemristekdikti ikut terjun dalam pengembangan teknologi automotif terbaru yang menghemat bahan bakar sekaligus ramah lingkungan.

“Saat ini pun pabrikan otomotif berlomba-lomba membuat moda transportasi hemat BBM atau menggunakan bahan bakar alternatif selain minyak bumi, termasuk mobil hibrida,” terangnya.

Intan berharap, ajang ini mampu membangun kemampuan mahasiswa dalam berinovasi, melatih keterampilan profesional di bidangnya masing-masing, serta membangun kemampuan untuk bekerja dalam tim (team work). “Yang tidak kalah pentingnya diharapkan dengan KMHE 2016 dapat membentuk sikap ilmiah atau scientific attitude dan values di kalangan mahasiswa,” imbuhnya.

UGM sendiri tahun ini didapuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan KMHE. Pemilihan lokasi kontes berpusat di Pelataran Candi Prambanan. Adapun beberapa kategori yang diperlombakan dalam KMHE 2016, meliputi kelas urban sebagai representasi city car yang hemat energi beserta kelas prototype sebagai rancangan kendaraan masa depan hemat energi. Sedangkan kelas bahan bakar yang dikompetisikan, yaitu bensin (gasoline), solar (diesel), serta ethanol dan listrik. (FAM)

 

Sumber: UGM

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tahun Depan Kemristekdikti Buka Program Studi Perkeretaapian, Minat?

Kemenristek Dikti mengatakan pada 2017 pihaknya tengah berencana membangun politeknik negeri, khusus membuka Program Studi Perkeretaapian.

Close