KPK Dorong Kampus Galakkan Anti Tindak Korupsi

Infokampus.news – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif mengungkapkan, tindak korupsi di Indonesia bukanlah hal yang baru. Bahkan, tak jarang tindak korupsi justru dilakukan oleh kalangan berpendidikan yang mengenyam bangku kuliah.

“Jadi, korupsi itu bukan soal urusan kekurangan uang. Banyak koruptor itu bukan orang miskin. Mereka bahkan sudah pernah kuliah. Tapi itulah godaan,” ujarnya disitat dari laman Universitas Airlangga (Unair), Jumat (11/11/2016).

Baca Juga:

Melalui orasi ilmiah dalam puncak Dies Natalis Universitas Airlangga ke-62, Laode mendorong setiap kampus, terutama perguruan tinggi negeri (PTN) berperan dalam mengawal agenda antikorupsi sejak dini. Dia pun menyangkan kampus yang masih jarang menggalakkan antikorupsi kepada civitas akademika.

“PTN harus bisa lebih cepat dalam mengantisipasi perkembangan zaman, termasuk modus baru korupsi. Kita punya Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ini yang saya sayangkan, di kampus-kampus sangat sedikit yang membahas tentang korupsi,” ucapnya.

Dalam mengawal antikorupsi, kata Laode, terdapat empat hal yang bisa dilakukan kampus, meliputi sebagai pusat penelitian anti korupsi, pool of expert, pusat pergerakan antikorupsi, dan pusat pengajaran antikorupsi. “Sejatinya KPK berharap ada keberpihakan dari kalangan PTN dalam antikorupsi ini,” sebutnya.

Laode menambahkan, mahasiswa dalam menginisiasi suatu kegiatan juga harus berdasar integritas sehingga mampu mendorong kampanye antikorupsi.

“Tapi sebelum itu PTN harus berbenah terlebih dahulu. Agar tidak ditertawakan orang lain. PTN juga harus menjaga marwah dirinya untuk menjadi teladan dan guru bagi anak negeri,” pungkasnya. (FAM)

 

Sumber: Unair

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mahasiswa UNY Buat Kerupuk Lezat dari Ampas Tahu

salah satu kerupuk yang digemari yakni kerupuk lezat dari ampas tahu buatan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Close