Senat Kukuhkan Guru Besar Polinema dari Teknik Mesin

INFOKAMPUS.NEWS Prof. Dr. Ir. Bambang Irawan, M.T. dikukuhkan sebagai profesor atau guru besar Polinema pertama dalam bidang Ilmu Teknik Mesin pada Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang (Polinema). Rapat terbuka Senat Politeknik Negeri Malang  ini diselenggarakan di Aula Pertamina Polinema Malang pada hari Rabu (18/9/2019). Bambang menjadi dosen di jurusan Teknik Mesin Polinema mulai tahun 1982.

Bambang Irawan mendapatkan SK oleh Menristekdikti pada 22 Mei 2019. Ia menjadi guru besar keempat dari seluruh politeknik di Indonesia. Saat pidato ilmiah, Bambang menyampaikan hasil penelitiannya tentang “Peranan Energi Surya dalam Kontribusi Pasokan Energi Listrik yang Ramah Lingkungan.”  Ia memaparkan besarnya potensi penggunaan panel surya sebagai pengganti sumber listrik yang berasal dari sumber daya batu bara maupun minyak. Dimana dibandingkan dengan listrik dari PLN, estimasi biaya penggunaan panel surya memang lebih tinggi.

Drs. Awan Setiawan, M.MT., M.M., selaku Direktur Polinema  menyampaikan bahwa Polinema memiliki 73 dosen yang memiliki gelar doktor dan ada 58 dosen Polinema yang sedang melanjutkan studi Doktoral. Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Ir. Bambang Irawan menjadi tahap awal bagi Polinema. Polinema berharap  untuk meningkatkan jumlah guru besar Polinema.

Baca Juga :  Agroekoteknologi UB Punya Kuota Terbanyak di SNMPTN 2021, Ini Ulasannya

Polinema menargetkan akan memiliki 87 dosen yang bergelar doktoral pada tahun 2020. “Pengukuhan ini, Prof. Bambang adalah guru besar pertama di Polinema. Keberadaannya saat ini memberikan kontribusi sangat besar terhadap Polinema,” pungkasnya.

Tantangan untuk meraih gelar guru besar Polinema semakin berat. Hal ini dikarenakan ketentuan kredit untuk usulan menjadi guru besar semakin tinggi. Sebelum Mei 2019, angka kredit yang harus dicapai adalah 500, sedangkan sekarang berubah menjadi 868 angka kredit. (Adl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *