Kuliah Jauh dari Rumah? Berikut ini Pertimbangan kamu memilih Kos Atau Kontrak

infokampus.news – Saat kamu memutuskan untuk merantau untuk mencapai cita-cita kamu sebagai Sarjana, urusan tempat tinggal menjadi slaah satu PR terbesar. Dengan merantau, secara otomatis akan meninggalkan rumah keluarga di kampung halaman demi kehidupan yang lebih baik.

Jika ditempat baru untuk mencari tempat tinggal sementara terbilang gampang-gampang susah. Lain jika sudah cukup lama merantau, ekonomi telah mapan, lalu memutuskan untuk membeli rumah di perantauan.

Sebelum mencapai kondisi semacam itu, karena kamu perlu menuntaskan pendidikan di perguruan tinggi terlebih dahulu. Kos atau kontrakan biasanya menjadi pilihan. Kos merupakan kamar yang disewakan tergantung dari fasilitas yang diberikan. Sementara kontrakan lebih luas karena bisa terdiri dari beberapa ruangan alias satu rumah.

Kamu Memilih kos jika, kamu masih sendiri karena ini pilihan terbaik sebagai tempat tinggal di rantau. Menyewa kamar kos lebih hemat daripada menyewa kontrakan. Apalagi jika bisa mencari teman yang siao tinggal bersama di satu kamar kos, pengeluaran per orang akan lebih sedikit daripada menyewa kamar kos seorang diri. Tips menariknya cari kamar kos yang dekat dengan kampusmu, dengan begitu kamu tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk transportasi pulang pergi kerja setiap harinya.

Apalagi jika selama perkuliahan kamu memiliki jadwal yang padat selain kuliah misalnya saja kamu mengikuti organisasi. Dengan segudang jadwalmu yang padat kamar kosmu sudah dipastikan digunakan hanya sebagai tempat tidur saja.

Selain itu untuk kamu yang baru punya pengalaman pertama kali merantau, tentu saja ekadaan ekonomi terbilang belum stabil. Biasanya kamar kos disewakan tiap bulan. 3 bulan, 6 bulan atau bahkan tahunan.berdasarkan pengamatan, adapun kisaran sewa kaamr kos saat ini paling mura Rp.500.000 dan paling mahal sekitar Rp.2.000.000 pilih saja budget mana yang sesuai dengan kantongmu.

Itu baru dari segi harga sewanya. Berikutnya adalah soal kemungkinan kerusakan. Kerusakan yang terjadi sama kos-kosan itu tanggung jawab pemilik. Misalnya atap bocor, engsel pintu rusak, pendingin ruangan mati, dan lain sebagainya. Tinggal komplen ke pemilik saja.

Sementara kalau ngontrak, semua kerusakan kita yang tanggung. Pemilik kontrakan menyerahkan semuanya ke kita. Saluran air mampet, genteng pecah, kusen dimakan rayap. Biar kontrakan itu nyaman lagi, mau enggak mau keluarin duit yang enggak sedikit untuk memperbaiki.

Cuma benefit lainnya dari ngontrak adalah bisa masak sendiri. Ini bisa menekan pengeluaran bulanan ketimbang jajan di luar. Memang sih awal-awal mesti ada pengeluaran tambahan untuk beli perlengkapan masak. Namun sekarang banyak kok kos yang difasilitasi dengan dapur yang bisa digunakan bersama. (Jul)

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
akreditasi prodi uny 2019
Ingin Kuliah Pendidikan di Jogja? Simak Dulu Akreditasi Prodi UNY 2019 Berikut Ini

Infokampus.news - Berbicara soal kuliah, ada beberapa kota di Indonesia yang mendapatkan predikat sebagai kota pendidikan hingga kota pelajar, salah

Close