Siapkan Calon Pendidik Profesional, FIP Unikama Gelar Kuliah Tamu Geografi

Infokampus.news – Program Studi S1 Pendidikan Geografi (Prodi Pendidikan Geografi) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar guest lecture pada Senin (16/01/2019). Kuliah tamu Geografi ini bertajuk “Geography Learning in Industrial Revolution 4.0 Based on SDGs“. Kegiatan yang bertempat di Auditorium Multikultural Unikama ini berlangsung selama 3 jam mulai dari pukul 08.00 s.d 11.00 WIB diikuti oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi Unikama mulai dari angkatan 2015 hingga 2018.

Kaprodi Pendidikan Geografi Unikama, Dra. Siti Halimatus Sakdiyah, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan bahwa acara ini merupakan program kerja tahunan oleh Prodi Pendidikan Geografi. Tujuannya adalah agar mereka tahu bagaimana cara membelajarkan geografi secara baik dan benar serta agar mereka tahu strategi apa yang akan diajarkan di sekolah. Bagi mahasiswa yang akan lulus, ini bisa menjadi bekal untuk mereka bekerja. Sementara untuk mahasiswa angkatan 2016-2018, kuliah tamu ini bisa menjadi persiapan mereka magang, jadi mereka harus sudah tahu pembelajaran Geografi yang berbasis SDGs.

Meskipun Prodi Geografi ini lebih menjurus ke arah pendidikan, namun tidak menutup kemungkinan bahwa nantinya para lulusan Prodi Pendidikan Geografi bisa bekerja di sektor lain. “(Lulusan Prodi Pendidikan Geografi) bisa (bekerja) di pertanahan, kemudian yang lagi in sekarang itu mereka ada yang di Banwaslu, BMKG, spesialis Sistem Informasi Geografi (SIG), dan lain-lain,” ujar Halimatus.

Oleh karena itu, ia menjelaskan, di kuliah tamu dengan pembicara Dr. Iya’ Setyasih, M.Pd. dari Universitas Mulawarman tersebut juga dibahas mengenai 5 prinsip SDGs yang harus dikembangkan oleh mahasiswa yang biasa dikenal dengan 5P meliputi people (manusia), planet (bumi), prosperity (kemakmuran), peace (perdamaian), dan partnership (kerja sama). Untuk memahami materi ini, mahasiswa telah membawa bekal ilmu dasar geografi dari beberapa mata kuliah yang telah mereka tempuh seperti penginderaan jauh, SIG, dan SIG aplikasi.

Achmad Maulana M. J., S.Si., M.Eng., Sekretaris Prodi S1 Pendidikan Geografi mengatakan bahwa Prodi Pendidikan Geografi menggunakan aplikasi ArcGIS sebagai salah satu media pembelajaran Geografi. “Jadi sebenarnya dari kelima prinsip (5P) tadi, itu semuanya tentang bagaimana kelima aspek tersebut dirangkum menjadi satu didukung dengan revolusi industri, di mana di dalam revolusi industri ini ada pemanfaatan teknologi. Bagaimana mahasiswa setelah lulus dari sini nanti bisa menjadi guru yang profesional dan selalu update mengenai teknologi itu,” paparnya.

Sebagai calon tenaga pendidik di masa mendatang, diharapkan mahasiswa yang mengikuti kegiatan kuliah tamu ini bisa mengajarkan pendidikan dasar mengenai Geografi kepada siswa-siswinya kelak sejak di bangku sekolah dasar seperti yang diterapkan pada kurikulum 1994. Menurut Maulana, Geografi merupakan ilmu wajib yang harus diketahui tak hanya oleh para akademisi Geografi namun juga seluruh masyarakat sebab peristiwa sehari-hari tak lepas dari fenomena Geografi, contohnya bencana alam. Salah satu materi Geografi yang sangat relevan untuk semua kalangan khususnya masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana seperti pegunungan dan pesisir adalah mitigasi bencana. “Yang terkena dampak dari bencana kan tidak pandang pilih. Pemahaman mengenai ruang, di mana evakuasinya, bagaimana mitigasinya itu Geografi sekali.” Halimatus pun menambahkan, “Apalagi di tahun 2018 kemarin itu terjadi banyak sekali bencana alam, ada sekitar 1999 anak korban bencana alam baik longsor, tsunami, gunung meletus, dan lain-lain.”

Dengan adanya kuliah tamu Geografi ini, harapannya mahasiswa mempunyai bekal untuk terjun di lapangan selepas kuliah nanti. “Perjuangan yang sesungguhnya itu nanti kan di luar kampus setelah lulus, ketika terjun di masyarakat. Semoga mahasiswa siap menghadapi persaingan di berbagai lini,” tandas Halimatus. (him)

Leave a Reply

Your email address will not be published.