Kuliah Tamu UMM, KPK Ajak Mahasiswa Berantas Korupsi

Infokampus.news, Malang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam agenda Kuliah Tamu Di Dome UMM hari ini, Kamis, 10 Oktober 2016. Acara yang bertemakan “Menyiapkan Generasi Hukum yang Bersih dan Antikorupsi” ini dihadiri oleh Sujanarko, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) KPK.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Sujanarko menjelaskan bahwa setelah lulus nantinya mahasiswa senantiasa memegang teguh tiga hal penting, yaitu antikorupsi, berspesialisasi, dan berintegritas.

“Ber-antikorupsi ini maksudnya untuk tidak sekali-sekali terlibat dalam korupsi, ber-integritas berarti dalam profesi yang kita tangani haruslah kita alankan sesuai jobdesk, dan ketiga ber-ntegritas yang berate dalam melakukan pekerjaan sudah seharusnya kita jalani dengan baik dan benar, sehingga tidak lagi diawasi oleh pihak manapun,” papar Sujanarko.

Baca Juga :

Dalam kuliah tamu tersebut, Sujanarko sempat memberi statemen bahwa kepolisian melupakan lembaga pelayanan publik yang paling banyak terlibat masalah suap.

“Polisi Indonesia saat ini yang paling banyak melakukan suap sampai 75 %, diikuti oleh hakim, jaksa, dan penyidik sebesar 66%,” imbuhnya.

Ia juga sempat heran, malah justru pejabat pemerintahlah yang paling banyak melakukan tindak korupsi malah daripada swasta.

“ Padahal uang swasta itu lebih banyak daripada APBN. Misal APBN 600 Triliun, Swasta bisa sampai 1500 Trillun. Ini yang jadi masalah, padahal KPK tidak berwenang untuk menindak swasta,” lanjut Sujanarko.

Terakhir, Sujanarko berpesan kepada para mahasiswa khususnya mahasiswa hukum untuk berkontribusi di KPK. Harapannya, ketika lulus nanti, generaasi mahasiswa saat ini bisa menggantikan para personil KPK yang sekarang tengah memberantas Korupsi di Indonesia. (Uch/Gpl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Incumbent Muncul di Pilwali Batu, Ini Kata Pengamat Politik UB

Munculnya istri incumbent dan incumbent sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batu, Dewanti dan Punjul, ternyata tidak membuat pasangan...

Close