Kuota Nasional Bidikmisi Ditambah, Rektor UM Gelisah.

“Wacana terbaru Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yaitu akan menambah kuota Nasional untuk beasiswa Bidikmisi dari 60 ribu menjadi 75 ribu siswa. Namun penambahan tersebut justru membuat rektor Universitas Negeri Malang (UM) gelisah, pasalnya informasi tersebut belum disampaikan resmi kepada Perguruan Tinggi yang membuka beasiswa tersebut.”

Rektor UM, Rofiudin, membenarkan adanya wacana penambahan 15 ribu kuota Bidikmisi secara nasional dari kemendikti. Dengan adanya hal ini, kampus UM pun otomatis turut menambah kuota mahasiswa penerima jalur tersebut.

“Saat ini saja pendaftar di UM tercatat 634 orang. Kalau itu benar, ya semoga saja kuota Bidikmisi di UM bisa 1200 lagi seperti tahun kemarin,” katanya menegaskan.

Ia berharap Kemenristek memberikan kepastian sebelum 15 Agustus, jadwal masuk mahasiswa baru UM. Apabila tindak lanjut resmi dari kemendikti belum juga didapat sebelum tanggal masuk tersebut, hal ini tentu menyulitkan pihak Universitas Negeri Malang sendiri.

Baca Juga

“Lha takutnya, kalo kita berani tambah kuota tapi dari kementerian belum ada ACC atau kepastian hitam di atas putih, lha terus kalau ternyata ga jadi, lalu siapa yang mendanai mahasiswa Bidikmisinya? Lhaa itu, repotnya disitu,” katanya menyampaikan kegelisahannya.

Karena itu, UM sebagai salah satu perguruan dengan permintaan kuota Bidikmisi terbanyak di Jawa Timur, hanya bisa menuggu dan harap-harap cemas keputusan Kemenristek. Namun apabila tindak lanjut tersebut segera didapatkan dari pusat, maka Universitas akan secepatnya mengambil tindakan resmi pula.

“Kita tunggu ya,” tandasnya menegaskan. (irma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Si Jagur, Kapal Tenaga Surya karya Mahasiswa UI Sukses Berlaga di Belanda

Sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Solar Boat Team (SBT) mengharumkan nama bangsa di kancah internasional melalui hasil

Close