Tahun Ini, Kuota SNMPTN dan SBMPTN Berbeda

Infokampus.news – Peraturan mengenai mekanisme masuk perguruan tinggi negeri yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2017 resmi diumumkan pertengahan Januari lalu oleh Kemenristekdikti. Berbagai upaya telah dilakukan pihak sekolah untuk memberikan wawasan mengenai sistem terbaru SNMPTN dan SBMPTN kepada siswa maupun orang tua siswa.

Salah satu sekolah yang sudah gencar melakkan tambahan wawasan terhadap siswanya adalah SMAN 5 Surabaya yang mengundang pihak Universitas Airlangga untuk menjelaskan mekanisme SNMPTN dan SBMPTN terbaru di hadapan siswa dan orang tua siswa, Kamis (25/1).

Kepala SMAN 5 Surabaya Sri Widiati, S.Pd., M.M., mengungkapkan, mekanisme SNMPTN dan SBMPTN terbaru patut diketahui oleh siswa dan wali siswa. Tujuannya, dengan mengetahui mekanisme SNMPTN dan SBMPTN terbaru, peserta bisa menghadapi kemungkinan proses seleksi yang berdasarkan jejak rekam akademis rapor, alumni, dan sekolah itu.

“Tahun ini banyak aturan yang berubah, makanya kami mengundang UNAIR untuk ke sini. Meski kuota SNMPTN tahun ini turun, saya berharap semoga 50 persen kuota SNMPTN yang ada, seluruh siswa SMAN 5 yang ikut seleksi bisa lolos,” jelasnya.

Menanggapi pernyataan Widiati, Ketua Pusat Informasi dan Humas UNAIR Drs. Suko Widodo, M.Si., menjelaskan, perubahan yang menyangkut proses SNMPTN merupakan ketentuan panitia pusat. Bila memang ada mekanisme yang masih belum dipahami, pihak UNAIR terbuka dan siap melayani pelayanan informasi.

“Kuota tahun lalu 75 persen, tahun ini hanya 50 persen, yang menentukan panitia pusat di Jakarta. Kami juga terus melayani apabila bapak ibu semua ingin tanya tentang UNAIR. Kami sangat terbuka,” terangnya.

Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM yang turut hadir dalam acara yang digelar di Aula SMAN 5 Surabaya tersebut menuturkan, kebijakan perubahan kuota diterapkan agar siswa peserta yang lolos seleksi, memiliki jejak rekam akademis yang tak diragukan.

“Jadi 50 persen ini merupakan babak penyisihan di awal. Kemudian akan diseleksi lagi ketika SNMPTN dengan seluruh peserta yang mendaftar,” terangnya. (FAM)

 

Sumber: Unair

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Setiap Sekolah Dihimbau Segera Isi PDSS

Terkait hal ini, setiap sekolah, dihimbau untuk segera melakukan pengisian data agar siswa mereka memiliki kesempatan untuk mendaftar di PTN.

Close