Lakukan Kegiatan Ini Jika Skor TOEFL Kamu Ingin Bertambah

Untuk bisa lanjut kuliah luar negeri, biasanya kemampuan bahasa inggris harus sangat mumpuni. Tidak tanggung-tanggung, kebanyakan skor TOEFL yang diminta berkisar 550.

Banyak dari masyarakat Indonesia tidak terbiasa berbahasa inggris dalam kehidupan sehari-hari. Namun tahukah anda, jika kita membiasakan berbahasa inggris minimal dalam percakapan dalam waktu 1 jam dapat membantu meningkatkan kemampuan berbahasa inggris?

Ada beberapa cara agar anda bisa mendapatkan nilai skor toefl yang baik. Dikutip dari Radio Australia, inilah caranya:

Jangan hanya kejar TOEFL

Foto-Mengejar

Percayalah, jika anda berniat kuliah ke luar negeri, TOEFL saja takkan cukup. TOEFL hanya dibutuhkan sampai anda diterima. Coba alternatif IELTS dan sejenisnya.

Perbaiki kebiasaan sehari-hari

1328112700_4

Jangan gantungkan diri kepada trik-trik TOEFL. Tapi, rubah pola hidup dengan mendekatkan diri ke Bahasa Inggris. Jadikan belajar Bahasa Inggris sebagai bagian dari rutinitas. Cara ini yang saya lakukan untuk meningkatkan Bahasa Inggris saya, tentunya TOEFL juga meningkat.

Ganti bacaan

manfaat-membaca-buku

Jika anda terbiasa membaca berita berbahasa Indonesia, kali ini ganti dengan yang berbahasa Inggris. Jika novel anda berbahasa Indonesia, beli yang Bahasa Inggris, dan baca.

Pada tahap awal, ini akan terasa sulit. Butuh usaha lebih untuk mendobrak rasa malas. Namun, ketika sudah menikmati, ini akan menjadi habit. Bahasa Inggris akan membukakan pintu lebih lebar untuk melihat dunia.

Katakan tidak untuk subtitle Bahasa Indonesia

Jawaban-Doa-Tidak

Mulai sekarang, kalau anda hobi menonton film, maka katakan tidak pada subtitle Bahasa Indonesia. Pada tahap awal, bisa dengan menggunakan subtitle Bahasa Inggris. Namun, kemudian tantang diri anda untuk mencopot subtitle-nya.

Men-transalate Bahasa Inggris bukanlah ide bagus

translate

Men-translate Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia akan membiasakan otak kita untuk men-translate-nya. Misalnya “chair”, otak kita akan men-translate-nya ke “kursi”, kemudian baru memvisualisasikan dalam bentuk objek berkaki empat yang biasa digunakan untuk duduk.

Cara berpikir seperti ini tidak efisien.┬áKita sebaiknya memahami Bahasa Inggris, bukan tahu arti Bahasa Indonesia-nya. Ketika dikatakan “chair”, otak kita langsung tahu itu adalah benda untuk duduk dengan kaki empat (apa pun definisinya menurut anda).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *