Lewat Water Day 2017, Mahasiswa Pengairan UB Ingatkan Masyarakat Akan Pentingnya Air

Infokampus.news, Malang – Himpunan Mahasiswa Teknik Pengairan Fakultas Teknik (HMP FT) Universitas Brawijaya (UB) Hari ini (19/3), menyemarakan suasana pagi di Alun-Alun Merdeka MAlang dengan acara pawai yang bertajuk “Water Day 2017”. penyelenggaraan pawai ini merupakan rangkaian kegiatan HMP Teknik UB dalam memperingati Hari Air Seduni yang jatuh pada tanggal 22 maret 2017 nanti. selain pawai, juga dalam kegiatan ini terdapat talkshow serta hiburan perkusi yang masih erat kaitannya dengan kondisi air di Indonesia.

Sejak pukul 7 pagi, terlihat para peserta pawai sudah siap untuk keliling Alun-alun guna menyuarakan tentang betapa pentingnya air dalam kehidupan manusia. atribut-atribut yang dipakai peserta pawai pun cukup mengundang perhatian masyarakat yang sedang lalu-lalang di sekitar alun-alun.

Pawai Water Day 2017 Ingatkan Masyarakat Akan Pentingnya Air

Dalam Pawai water day 2017 kali ini, HMP menyuarakan keresahan mereka terhadap kondisi sungai dan perairan yang saat ini sudah makin tercemar oleh limbah-limbah masyarakat. Ketua Pelaksana Waterday 2017 kali ini, Yoggie Azhary mengaku masyarakat harus kembali sadar bahwa air dan sungai merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan seluruh manusia. untuk itu, sungai dan air haruslah dijaga dengan baik kebersihan dan klangsungan hidupnya.

“Saat ini air disungai-sungai di Indonesia sudah mulai tercemar oleh limbah-limbah. jangan sampai sungai di Malang juga ikut tercemar. kita harus jaga kebersihan sungai kita dikota tercinta ini, bersama masyarakat, kita harus bekerja sama dalam menjaga sungai di Malang agar tetap bersih,” Ungkapnya.

Masyarakat Harus Bahu-Membahu Berantas Pencemaran Sungai Di Malang

Panitia pun mengajak masyarakat kota Malang supaya bersama-sama menjadi agen perubahan terhadap air di Malang. Caranya pun mudah, cukup tidak membuah limbah-limbh ataupun sampah kecil ke sungai-sungai. karena jika air sudah tercemar, maka kehidupan masyarakat di wilayah tersebut pun bisaterkena dampak yang besar.

“Masyarakat Malang ayo kita sama-sama benahi pola hidup mencemari sungai. bila sungai kotor pastinya akan berdampak ke kita sendiri, contohnya banyak penyakit, banjir dan lain-lain. ayo kita tanamkan rasa peduli terhadap air mulai dari diri kita sendiri,” Papar salah satu orator.

Masyarakat Yang Hadir Setuju Dengan Aksi Peduli Air

Aksi yang digelar ini pun mendapat banyak perhatian dari masyarakat yang sedang berada di kawasan Alun-Alun Merdeka. Salah satunya adalah Silvy, warga asal Sawojajar yang sedang santai pagi dengan keluaganya ini pun mengaku setuju dengan tuajuan digelarnya kegiatan ini.

“Saya sangat setuju dengan tujuan mahasiswa-mahasiswa ini yang melihat masalah air itu penting. karena memang air itu dipakai disegala lini kehidupan, makan, minum, mandi semua pakai air. kalau airnya kotor yang rugi kita sendiri. saya juga ngga mau kalau sungai brantas yang ada di Malang ini kotor kaya di WIlayah-wliayah lain, amakanya saya sangat apresiasi kegiatan ini,” Paparnya. (uch)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KEMENDIKBUD Gelar Forum Diskusi Pentingnya Media Massa Untuk Pendidikan

Kemarin, Sabtu (18/3) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Menggelar Forum Group Discussion dengan tema

Close