Live Report 8 Penyandang Difabel Ikuti Seleksi SBMPTN 2017

Infokampus.news, Malang – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dilaksanakan hari ini. Peminat SBMPTN UB sebanyak 91.652, UM 47.451 dan UIN Maliki 10.705 orang. 8 orang peserta seleksi SBMPTN 2017 di antaranya adalah penyandang disabilitas. Mereka ikut bersaing bersama peserta ujian lain untuk memperebutkan kursi PTN terpilih.

Peserta yang membiliki kebutuhan khusus diantaranya 6 peserta seleksi SBMPTN yang mendaftar di UB dan 2 yang tercatat mengikuti SBMPTN UM, 8 orang peserta seleksi penyandang disabilitas berada di beberapa lokasi ujian SBMPTN yang tersebar dibeberapa titik. Untuk peserta disabilitas UM Adi setiawan di SMAN 5 dan Intan putri cahyo di SMKN 4 Malang.

Rektor Universitas Negeri Malang mengungkapkan, dalam ujian seleksi SBMPTN 2017 ini tidak ada perlakuan khusus pada peserta penyandang disablitas. Baik peserta umum dan peserta yang memiliki kebutuhan khusus tidak diperlakukan secara berbeda, mereka tetap melakukan ujian seleksi bersama peserta lainnya.

Peserta Difabel Tidak Memiliki Kendala Dalam Pengerjaan Soal

“Secara umum semua berjalan dengan lancar, tidak ada kendala dalam pengerjaan. Memang ada orang tua yang meminta bantuan kepada panitia untuk membantu mengisikan lembar jawaban maupun mengisikan form absensi, namun selebihnya mereka tidak memiliki kesulitan. Bapak Rektor sendiri sudah melakukan sidak kebeberapa titik, semua terpantau lancar dan kami memberikan dukungan penuh kepada semua peserta ujian seleksi SBMPTN 2017,” papar ketua panlok 55.

Untuk peserta disabilitas UM sendiri tidak menggunakan pembantu ujian. Di UB salah satu peserta seleksi SBMPTN, Markus Kendra peserta tuna daksa di Ruang 156 SOSHUM UB peserta ujian penyandang tuna daksa dibantu mengisi ujian. (has)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Report Ujian SBMPTN 2017 di Universitas Islam Malang!

Pada SBMPTN 2017 Universitas Islam Malang (Unisma) ditunjuk sebagai kelas tambahan dengan kapasitas 1.500 peserta.

Close