Lulus Tepat Waktu Capai Angka 90%, Kampus Ini Rela Ubah Sistem Hingga Seperti Ini

Infokampus.news, Malang – Agar para mahasiswa bisa lulus tepat waktu, Universitas Islam Malang (UNISMA) membuat kebijakan baru. Kebijakan ini baru diterapkan untuk mahasiswa angkatan 2017/2018, yakni restrukturisasi kurikulum lama. Pada kurikulum lama kampus ini mewajibkan  mahasiswa menempuh lebih dari 150 sks untuk bisa diberi gelar sarjana, namun sekarang mahasiswa hanya diwajibkan menempuh minimal 144 sks sesuai dengan arahan Kemenristekdikti.
“Kami restrukturisasi agar semakin cepat para mahasiswa ini bisa lulus dan semakin efisien waktu.” Tukas Prof. Dr. Junaedi ditemui wartawan.
Seperti halnya Elok Zakiyyatu S. salah satu mahasiswa terbaik dari Pendidikan Kedokteran UNISMA yang tak hanya meraih IPK memuaskan tapi juga lulus tepat waktu. Menurutnya banyak hal berharga didapatkan selama menjadi mahasiswa kedokteran meskipun jadwal yang dimilikinya sangat padat.
“Saya jadi lebih bisa memanusiakan manusia karena banyak hal yang saya lihat di rumah sakit selama koas. Toleransi juga jadi lebih tinggi dan paling penting juga bisa menjaga pola hidup sejak muda karena tidak ingin sakit parah di hari tua.” Terang mahasiswa asal Jember yang akan segera diwisuda ini.
Sama halnya dengan Hainona, mahasiswi asal Madura ini senang sekali menghabiskan waktunya untuk kegiatan kampus dan pendidikannya. Ia sangat aktif dalam organisasi kampus dan juga sempat menjadi tutor bahasa lokal untuk turis asing. Baginya tuntutan untuk lulus tepat waktu bukan perkara yang sulit meskipun kesibukan menjadi mahasiswa sangat tinggi.
“Ya saya setiap hari ada agenda, kalaupun kosong saya akan ikut seminar dan sebagainya. Jadi saya punya schedule mingguan sampai harian, setiap hari harus sesuai schedule. Jadi kegiatan organisasi dan belajar bisa jalan beriringan semuanya,” papar mahasiswi yang juga sempat menjadi ketua himpunan mahasiswa ini.
Disisi lain Junaedi juga membeberkan bahwa kampus ini juga memberikan kesempatan bagi para lulusannya untuk bekerja dan mengabdi pada almamater. Sudah banyak mahasiswa UNISMA yang menjadi tenaga pendidik maupun sedang melakukan studi lanjut dengan ikatan kerja.
“Kalau mahasiswa pasca kan jelas bisa langsung jadi dosen, kalau S1 ya kami sekolahkan dengan ikatan kerja. Minimal ikatan 5 tahun, tapi kebanyakan ya lebih dari 5 tahun mereka betah mengabdi disini.” Tukas Junaidi. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Sistem Berubah, Kuota Mahasiswa Jalur SNMPTN 2019 Makin Menipis!

Merujuk dari press rilis resmi yang dikeluarkan Kemenristekdikti 22 Oktober lalu, kuota SNMPTN 2019 agaknya akan mengalami penurunan. Nantinya kuota...

Close