Mahasiswa Asing UMM Terbanyak se-Indonesia

INFOKAMPUS.NEWSUniversitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan upacara pembukaan bagi mahasiswa asing di Ruang Sidang Senat, Senin (9/9). Mereka adalah mahasiswa program beasiswa Darmasiswa dan Kemitraan Negara Berkembang (KNB) RI yang akan belajar di UPT Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) UMM selama setahun ke depan.

Ada 23 mahasiswa asing yang akan belajar di BIPA. Delapan mahasiswa program KNB dan 15 mahasiswa Darmasiswa. Mereka berasal dari Hungaria, Sierra Lione, Sudan, Azerbaijan, Vietnam, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.

Tahun ini merupakan tahun ke-13 UMM menerima mahasiswa asing program Darrmasiswa dan KNB. Kepala UPT BIPA UMM, Dr Arif Budi Wurianto MSi menyatakan UMM mendapatkan mahasiswa asing terbanyak tahun ini. “Program BIPA disebar ke 64 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tapi kampus ini mendapat mahasiswa asing terbanyak,” ungkap Arif Budi.

Diakui oleh Arif Budi, mahasiswa asing tersebut memilih UMM  lantaran pelayanan dan keramahtamahannya. Selain itu, mereka juga mendapat rekomendasi dari alumni BIPA UMM yang ada di kampusnya di negara asa untuk memilih UMM. “Mereka memilih sendiri lewat website kampus perguruan tinggi,” ujar Arif Budi.

Baca Juga :  PIMNAS KE-32 KEMBALI DIGELAR, UGM RAIH JUARA UMUM!

Pada upacara pembukaan tersebut, mahasiswa baru mengenakan pakaian khas negaranya. Begitu pula dengan dosen pengajar BIPA dan sahabat BIPA yang akan menjadi pendamping mereka, juga mengenakan beberapa pakaian adat daerah Indonesia.

Di UMM, selama 10 bulan mahasiswa asing akan belajar bahasa dan budaya di kelas. Sedangkan 2 bulan sisanya akan belajar dengan tinggal bersama keluarga asuh. Salah satu mahasiswa asal Jepang, Risa Urano (21) dari Keio University, Jepang mengaku tertarik belajar bahasa Indonesia karena pengucapannya yang  menurutnya unik. Menggunakan bahasa Indonesia yang terbata-bata, ia mengaku terkagum-kagum dengan UMM. “Wah, di dalam kampus ada danau, saya kaget,” serunya.

Beasiswa Darmasiswa RI merupakan beasiswa pemerintah Indonesia untuk mahasiswa di seluruh dunia. Melalui Darmasiswa RI, mahasiswa asing bisa belajar bahasa dan budaya Indonesia selama satu tahun. Sedangkan beasiswa KNB merupakan beasiswa untuk studi S1 maupun pascasarjana. Meski demikian, di tahun pertama mahasiswa KNB juga wajib mengikuti pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia sebelum mengikuti perkuliahan. (ich)

Baca Juga :  UMM Gelar Shalat Ghaib untuk B.J. Habibie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *