Mahasiswa, Dosen, Lulusan Psikologi dan HIMPSI Cabang Malang Peringati World Mental Health Day 2019 di CFD

INFOKAMPUS.NEWS – Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Cabang Malang melakukan gebrakan baru dalam rangka memperingati World Health Mental Health Day (Hari Kesehatan Mental Sedunia/HKMS) pada tahun 2019.  HKMS yang jatuh setiap tanggal 10 Oktober ini diperingati oleh Himpsi Malang dengan memberikan Psikoedukasi “Ayo Bahagia” Prevensi Bunuh Diri guna mengurangi jumlah kasus bunuh diri akibat depresi. Psikoedukasi oleh Himpsi Malang ini dilaksanakan di Car Free Day (CFD) kota Malang pada Minggu, 27 Oktober 2019.

HIMPSI Cabang Malang dalam rangka HKMS 2019

HIMPSI Malang beranggotakan lulusan sarjana S1, S2, S3 Psikologi dari berbagai kampus di Indonesia. Himpsi Malang yang bersekretariat di Fakultas Psikologi UMM ini, terus berupaya meningkatkan peran dan jasa psikologi terutama di wilayah Malang.  Kota Malang sendiri memiliki 7 Kampus yang memiliki jurusan Psikologi, untuk willayah kota Malang yaitu UMM, UIN Maliki, UM, UB, UNIGA, UNMER, UNIDHA. Sedangkan wilayah Kabupaten Malang ada di UNIRA.  Sebagai kota Pendidikan, Malang Raya memiliki banyak mahasiswa, dosen serta lulusan psikologi yang menyebar di seluruh wilayah Malang Raya.

Baca Juga :  Kabupaten Malang Hadapi Industrialisasi, PP Otoda UB dan Rumah Keadilan Selenggarakan Diskusi Publik Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B)

 

Ketua HIMPSI Malang, Salis Yuniardi, M.Psi,Ph.D, Psikolog di CFD Malang

HIMPSI Malang mengumpulkan 300 lebih relawan dari berbagai Kalangan Psikologi.  Psikolog, Ilmuwan psikologi dan mahasiswa psikologi se Malang Raya melakukan longmarch sepanjang Jalan Ijen Kota Malang sambil menyanyikan yel yel Ayo Bahagia dengan alat peraga quote photobooth (27/10/19).

Sebuah aksi teatrikal dan musikalisasi puisi pun turut memeriahkan gerakan ini, 3000 lebih brosur tentang tips-tips bqhqgib dan skala pengukuran stres pada manusia dibagikan kepada para pengunjung CFD serta para pengunjung CFD juga dapat berkonsultasi secara langsung kepada para relawan.

Keseruan HIMPSI Malang Peringati HKMS 2019

BERBAGAI KISAH SAAT PSIKOEDUKASI HIMPSI MALANG DI CFD

Kasus bunuh diri bisa menimpa pada siapa saja tanpa pandang usia. Motifnya pun bermacam-macam mulai dari stres berat hingga depresi yang tak terkontrol sekalipun. Karena itu, pentingnya kesadaran dalam kesehatan mental harus diperhatikan sejak dini. Mengingat semakin banyaknya jumlah kasus bunuh diri setiap tahunnya.

Salah seorang relawan HIMPSI Malang bernama Diploma menghampiri seorang wanita berusia 45 tahun, menyampaikan “Semenjak ditinggal meninggal ibunya ia merasa sendirian dan dimanfaatkan oleh anggota keluarga yang lain”. Selama ibunya masih ada ia yang rajin mengembangkan usaha toko dan kos-kosan, sekarang wanita ini mengalami rasa ketakutan yang mendalam karena pernah dibohongi oleh laki-laki dan wanita ini dimanfaatkan oleh laki-laki yang mencoba mendekatinya.

Baca Juga :  Resmi! Pelantikan Rektor Unmer Dihadiri Walikota Malang, Walikota Batu Serta Para Rektor Lain

Lain cerita pula tentang kisah seorang wanita muda dari Dau saat di hampiri relawan bernama Tara Prasandi yang mengatakan “Entah kenapa saya masih sulit tenang, bawaannya emosi sendiri, apalagi saya belum bisa pulang ke kota asal karena banyak kegiatan, merasa kesal, serba salah dan rasanya sulit istirahat”. Hari ini berusaha kabur pergi ke CFD, melarikan diri dari kegiatan yang banyak, merasa stress dan butuh santai, katanya.

Berbeda pula dengan seorang karyawan swasta berusia 33 tahun yang di datangi oleh relawan Eka Indah menyampaikan bahwa dirinya merasa risih ketika banyak orang disekelilingnya sering bertanya kapan menikah, apa lagi di Malang jauh dari keluarga dan teman kerja sudah pada menikah. “Akhirnya setiap hari minggu kalau saya tidak ada lembur saya pergi ke CFD ini untuk merefresh otak saya dengan mengikuti senam dan kuliner” ungkapnya.

 

Gerakan Psikoedukasi Ayo Bahagia merupakan gerakan kesadaran kesehatan mental sejak dini untuk membantu seseorang mengatasi diri ketika mengalami stres. Harapannya seseorang dapat mengontrol dirinya ketika sedang stres berat,  ketika berhubungan dengan orang lain serta pada saat membuat sebuah pilihan atau keputusan.  Kondisi mental yang sehat dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, seperti pekerjaan, sekolah maupun pola pengasuhan.

Baca Juga :  Ini Strategi FEB Unisma Hadapi Revolusi Industri 4.0

Berikut beberapa tips dalam meningkatkan kesehatan mental Anda setiap harinya. Mulailah dari hal kecil seperti olahraga, konsumsi makanan sehat yang seimbang, istirahat cukup, dan tidur malam yang baik. Tertawa, bersyukur, mencintai, tersenyum, berdoa/meditasi, bersantai, memberi, bersosialisasi, berpetualang, berolahraga dan sebagainya merupakan cara untuk membuat hati bahagia. Dimana ketika kita menjalani hidup yang tenang disitulah terdapat jiwa yang bahagia. (Rfl)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *