Mahasiswa FK UB Buat Koyok Untuk Terapi Diabetes

Lima mahasiswa Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya buat koyok untuk terapi diabetes. Mustaqim Prayogi, Akbar Rozaaq Mugni, Mufidatul Ilmi , dan Hamidah mengatakan koyok yang diberi nama SOAD Patch terbuat dari ekstrak akar dan daun tebu.

Ekstrak akar dan daun tebu diperoleh dengan teknik fitosom sehingga bisa menghasilkan partikel yang bisa memudahkan bahan tadi menembus ke kulit.

Ekstrak tersebut kemudian dicampur ke bahan dasar patch kemudian di oven dan dikeringkan sampai berbentuk lapisan film. Patch lalu dikemas ke dalam hepafik lalu diberi stiker. SOAD Patch merupakan terapi alternatif untuk menunjang terapi utama. Terapi tersebut digunakan tanpa meninggalkan terapi utama seperti minum obat dan injeksi. Manfaat dari terapi koyok antara lain sebagai pendukung untuk menurunkan frekuensi minum obat dan gula darah.

Saat ini SOAD PATCH masih diujikan pada hewan coba kelinci untuk memastikan tidak terjadinya iritasi. Mufidatul mengatakan untuk diujikan di manusia membutuhkan proses panjang karena harus melalui tahap uji mutu, uji kemanan dan efitasi.

SOAD Patch merupakan produk PKMPE mahasiswa FK UB dibawah bimbingan Dahlia Permatasari, M.Si., Apt, akan maju ke tingkat nasional dalam kompetisi PIMNAS XXIX di Bogor selama enam hari . (FA)

 

Sumber: Prasetya UB

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mahasiswa Brawijaya Ciptakan Aroma Terapi Berbahan Dasar Minyak Jelantah

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timujr, Arulia Zalni, menciptakan aroma terapi berbahan dasar dari...

Close