Mahasiswa IPB Ini Inovasikan Sistem Berternak Melalui Aplikasi Smartphone

Infokampus.news  Sekelompok mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yakni Rizky Ilmiyana, Irfan Abdul Aziz dan Budiarno berhasil menelurkan ide terbarukan dalam dunia peternakan. Keempat mahasiswa IPB tersebut berhasil menginovasikan sebuah aplikasi yaitu “Get Ternak: Aplikasi Smartphone Investasi Berbasis Syariah Produk Peternakan dengan Sistem Mobile Aps”. Melalui inovasi aplikasi Get Ternak tersebut sendiri mereka berhasil menyabet peringkat satu dalam kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional, Kalijaga Innovation and Research Competition 2 yang diadakan oleh Universitas Islam Nusantara Sunan Kalijaga Yogyakarta pada beberapa waktu yang lalu.

Get Ternak Beri Kemudahan Bagi Pelaku Usaha Ternak dan Investor

Seperti dilansir dalam laman IPB, Get ternak sendiri merupakan aplikasi smartphone yang dibuat dengan tujuan memberi kemudahan bagi pelaku usaha peternakan dan penanam modal (investor) untuk melakukan kerjasama. Mekanismenya yaitu peternak akan menawarkan usaha peternakannya dan menawarkan biaya yang perlu dikeluarkan untuk mengelola ternak tersebut, dan investor dapat menanamkan modalnya kepada peternak. Keuntungan yang diperoleh dari hasil penjualan ternak akan dibagi sesuai kesepakatan awal yaitu 50:50. Produk yang akan menjadi komoditi penjualan yaitu sapi pedaging, sapi perah, kambing, domba, itik dan ayam petelur, dimana mitra dalam kerjasama usaha ini berasal dari peternakan milik masyarakat.

“Kami ingin memfasilitasi para peternak yang terbatas modal dan juga memberikan kesempatan bagi para investor untuk turut serta dalam melakukan usaha dengan menanamkan modal terhadap para peternak tersebut,” ungkapnya.

Pembiayaan Modal Menganut Prinsip Syariah

Untuk pembiayaan modal bagi ternak dilakukan dengan menganut prinsip syariah, sistem bagi hasil antara pengelola (Mudharib) dan Investor (Shohibul maal). Kelebihan selanjutnya dari prinsip ini aalah tidak ada beban bunga, sehingga para peminjam modal lebih leluasa untuk melakukan peminjaman.

Pembiayaan modal bagi ternak dilakukan dengan menganut prinsip syariah, dimana dilakukan sistem bagi hasil antara pengelola (Mudharib) dan investor (Shohibul maal). Kelebihan lainnya dari prinsip ini ialah tidak adanya beban bunga, sehingga para peminjam modal lebih leluasa untuk melakukan peminjaman.

Penggunaan teknologi sebagai salah satu alat untuk melakukan proses kerjasama memudahkan kedua belah pihak, karena dapat dilakukan dengan baik dan akurat. Para investor pun dapat memonitor ternak mereka melalui feature video yang telah disediakan pada aplikasi Get Ternak, sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan keadaan ternak mereka. Selain itu, investor pun akan memperoleh laporan akhir periode pengelolaan ternak setelah selesai dilakukan penjualan hasil. (uch)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pendaftaran di Universitas Katholik Widya Karya , Masih Dibuka, Ini Lho Berbagai Jurusan Favorit Yang Bisa Kamu Ambil

Universitas Katholik Widyakarya adalah salah satu Universitas Katholik di kota Malang yang bisa jadi salah satu alternatif kamu untuk memilih...

Close