Mahasiswa ITN Ini Bikin Terobosan Alat Pengasap Ikan, Bisa Matang 45 Kilo Per Jam!

Infokampus.news, Malang – Alat pengasap ikan konvensional yang digunakan masyarakat di daerah penghasil ikan selama ini memang menimbulkan polusi udara yang cukup tinggi. Bayangkan selama beberapa jam asap membumbung dan mengganggu pernapasan, namun hanya menghasilkan ikan asap yang masih sangat sedikit.

Untuk ituah Rifqy Bagus Wicaksono, alumni vokasi teknik industri ITN Malang ini membuat alat pengasap ikan yang cukup efisien untuk masyarakat.

“Skripsi saya mendesain alat pengasap ikan yang tingkat kematangannya 45 kg per jam,” ungkap sulung dari 3 bersaudara ini.

Alat Pengasap Ikan Lebih Cepat Matang, Ramah Lingkungan dan Lebih Nikmat

Alat buatannya yang berdimensi 60 x 70 x 155 cm ini mampu mengurangi polusi udara yang dihasilkan oleh alat pengasap ikan konvensional. Selain itu alat dengan berat 90 kg ini mampu dengan cepat mematangkan ikan.

“Kalau standar yang konvensional itu 2-3 jam. Selain itu ini bahan bakarnya dari batok kelapa lebih awet daripada kayu bakar,” pungkasnya.

Selain lebih tahan lama, bahan bakar ini juga membuat rasa dari ikan bakar menjadi lebih nikmat. Ke depannya ia ingin mengembangkan alat yang terbuat dari stainless steel ini hingga sempurna dan membuat kerja sama dengan pelaku usaha langsung.

“Untuk uji coba hanya saat di kampus kemarin dengan para dosen saja belum sampai ke pelaku usaha langsung. Namun setelah lulus memang kami ingin bangun relasi dengan para pelaku usaha di sana.” (Pus)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
HMTI UWG Malang Kembangkan Wawasan Industri Manufaktur dan Jasa ke Bali
HMTI UWG Malang Kembangkan Wawasan Industri Manufaktur dan Jasa ke Bali

Acara yang dikemas dalam bentuk Study Excursie (SE) dengan tema Explore Your Mind by Learning Industrial Engineering Through Real Observation...

Close