Mahasiswa Kedokteran Gigi Perlu Ubah Mindset di Era MEA

Infokampus.news – Dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) kita perlu ubah mindset agar tidak hanya berfokus pada Indonesia namun juga Asean. Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Sumber Daya dan Iptek Dikti, Ali Ghufron Mukti, seperti dinukil dari laman Universitas Airlangga (Unair), Kamis (20/10/2016).

Menurutnya, pola pikir yang dibangun oleh calon dokter gigi di era MEA ini harus bisa berubah. Jangan hanya berpikir pasarnya Surabaya namun harus skala Asean.

Baca Juga:

“Indonesia ini negara dengan sumber daya alam yang besar, termasuk manusianya. Dengan jumlah yang tinggi ini, maka keterampilan menjadi penting. Keterampilan ini bisa dilatih dengan sarana dan prasarana yang mendukung,” ungkapnya.

Jumlah tenaga dokter serta eksporter dari Indonesia sendiri masih sedikit. Jika harus dibandingkan dengan jumlah dari Filipina. Apalagi banyak juga pasien yang memilih untuk berobat sampai ke luar negeri.

“Kalau kita bekerja masih dengan mindset lokal, tentu tidak kompetitif. Apa yang dikejar, targetnya, akan terlalu kecil. Nanti kita bisa lihat, dokter gigi tahun 2019 paling tidak butuh sekitar 90 fakultas kedokteran gigi di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Ali juga mengimbau agar para dokter gigi juga memiliki panggilan jiwa, dimana tenaga mereka yang dibutuhkan tersebut bisa dipakai di daerah-daerah terpencil maupun perbatasa. Itulah pentingnya memiliki dokter gigi yang berkarakter.

“Jangan lupa juga, sistem pelayanan rumah sakit gigi harus baik. Jangan sampai dokter gigi tidak memahami sistem pelayanan yang berbasis asuransi. Tidak hanya SDM, sarana dan prasarananya juga diperhatikan. Untuk sekarang, kami (kemenristek) juga dituntut memperhatikan sarana dan prasarana rumah sakit gigi yang dimiliki fakultas kedokteran gigi,” tambahnya. (FAM)

 

Sumber: Unair

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mudahnya Berinteraksi di Dunia Maya, Perusahaan Malas Ikut Job Fair

Maraknya penggunaan teknologi digital di era modern ini ternyata berdampak pada penurunan kuantitas perusahaan peserta job fair. Di zaman yang...

Close