Mahasiswa KKN UNIKAMA Beri Penyuluhan Pembuatan Pupuk Bahagia

Infokampus.news – Mahasiswa KKN Universitas Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) melaksanakan penyuluhan Pembuatan Pupuk Bahagia di Desa Ringinkembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Selasa (21/8). Dalam kesempatan ini mahasiswa KKN Unikama berhasil buat pupuk dengan nama Pupuk Bahagia.

Kegiatan penyuluhan pupuk bahagia ini dilakukan bersama ibu-ibu PKK dan masyarakat Argosari, Kampung Baru, Kepala Desa beserta perangkatnya, Ketua Dusun Argosari dan Kampung Baru beserta perangkat desa.  disertai dengan tanya di  jawab Dusun Kampung Baru Desa Ringinkembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang.

Kegiatan penyuluhan Pupuk Bahagia dihadiri oleh masyarakat Argosari dan Kampung Baru, Kepala Desa beserta perangkatnya, Ketua Dusun Argosari dan Kmpung Baru beserta perangkat desa, ibu-ibu PKK Desa  Sumbermanjing Wetan/Dusun Argosari dan Kampung Baru yang berlangsung mulai pukul 10.00-12.00 WIB.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan salah satu program kerja pokok dari kelompok 02 KKN Universitas Kanjuruhan Malang. Materi pada penyuluhan ini disampaikan oleh pemateri 1,Regal Putra Pratama dan pemateri 2, Emiliana Matilde Bupu selaku mahasiswa KKN Prodi Peternakan Universitas Kanjuruhan Malang. Pemateri mempunyai banyak pengalaman dalam pembuatan pupuk Organik, selain pembuatan pupuk masih banyak lagi pengalaman yang pemateri dapatkan dalam bidang peternakan karena mereka sudah menempuh kuliah 7 semester sehingga sudah tidak diragukan lagi dengan keahlian yang didapatkan karena mereka mendapatkan banyak materi yang didapatkan dari dosen dan langsung dipraktikkan.

Pemateri 1, Regal telah melakukan penelitian pembuatan EM4 dengan menggunakan bahan disekitar lingkungan dan pada akhirnya penelitian yang dia buat menghasilkan sebuah penemuan yaitu Pupuk Bahagia. Disebut Pupuk bahagia karena bahan-bahan yang digunakan sangat murah dan mudah dijangkau.

Setelah melakukan penelitian dia juga langsung mempraktikan hasil penemuannya dan alhasil sangat sempurna hasil yang didapatkan. Melalui penyuluhan ini pemateri dan warga bisa bertukar pengalaman dalam pembuatan pupuk organik.Semua warga yang hadir sangat antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan ini. Warga tertarik karena pembuatan yang tidak terlalu rumit dan tidak memakan waktu lama bahan yang digunakan juga mudah didapatkan selain itu juga murah.

Pemateri juga menjelaskan bahan dan cara pembuatan Pupuk Bahagia seperti, menyiapkan bahan (kotoran kambing yang sudah kering, EM4, kapur pertanian/ dolomit, daun-daun kering, dan abu sekam). Adapun cara pembuatannya yaitu: kotoran kambing dihaluskan, dicampur dengan abu sekam, kapur pertanian, daun kering yang dihaluskan, dan semprotkan EM4 secukupnya. Lalu aduk sampai merata dan tutup dengan terpal diamkan selama kurang lebih 1-2 minggu. Pupuk Bahagia Siap digunakan.

Pemateri juga memberikan arahan kepada warga bahwa Pupuk Bahagia ini juga bisa digunakan untuk usaha, warga dapat mengemas dalam plastik dan perkilonya seharga Rp.8000,-. Dari penyuluhan tersebut diharapkan warga desa Ringinkembar sudah tidak menggunakan pupuk kimia lagi dan bisa membuat pupuk organik sendiri karena manfaatnya juga sangat bagus buat tanah selain itu warga juga bisa mendapatkan untung dari penjualan Pupuk Bahagia yang telah diciptakan sendiri. (Jul)

 

 

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Turun Tangan dan Dirikan Sekolah Darurat
KKN-DIK UMS Turun Tangan dan Dirikan Sekolah Darurat di Lombok

Infokampus.news – Bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan keresahan yang cukup besar terhadap masyarakat.

Close