Mahasiswa Kota Malang Demo Tolak Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

Infokampus.news, Malang – Kelompok mahasiswa yang tegabung dalam Aliansi Pemuda Malang Bersatu (APMB) pagi tadi melakukan aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Malang. Aksi ini diikuti oleh 50 masa yang berasal dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Front Mahasiswa Nasional, Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat Tertidas, serta Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia.

Kenaikan BBM Bebani Aktivitas Masyarakat

Massa aksi sendiri menuntut agar pemerintah agar permasalahan kenaikan harga yang terjadi di beberapa sektor seperti Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik (TDL), dan beberapa bahan pokok lainnya dapat ditanggulangi dan ditinjau kembali. Hal tersebut Sangat membebani masyarakat yang notabenenya menggunakan BBM sebagai aktivitas kehidupan.
“Pemerintah harus pelakukan peninjauan ulang terhadap masalah harga yang meroket ini. Kenaikan BBM sangatlah mencekik ekonomi masyarakat. Belum lagi wacana pemerintah mencabut subsidi listrik yang selama ini dinikmati oleh 18,94 juta pelanggan, ini kebijakan yang sangat membrbani masyarakat,” Ungkap Humas Aksi, Didik Aprilianto

Massa Aksi Kritisi Kebijakan Pemefintah Yang Tidak Pro Rakyat

Selain itu, masa aksi menyuarakan bahwa yang terkena imbas dari beberapa kebijakan kenaikan harga ini adalah rakyat kecil. Karena kenaikan harga ini sendiri membuat masyarakat makin menjauhi kehidupan sejahtera. Terakhir massa aksi juga menuntut agar ada pencabutan PP Nomor 30 Tahun 2009 Pasal 72.
“Kementrian ESDM menyatakan pencabutan,subsidi listirik 900 VA tidak berdampak pada masyarakat, nyatanya subsidi tersebut sangat bermanfaat bagi rakyat miskin. Karena yang menggunakan listrik tersdbut selama ini adalah masyarakat miskin. Belum lagi meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan, serta dengan kebijakan yang antirakyat, ini buktinyata bahwa pemerintah secara tidak langsung sudah menindas masyarakat,” Ungkap Didik.

Temui Massa Aksi, Sekertaris Komisi A DPRD Malang : Aspirasi Kalian Akan Kami Tampung

Massa aksi sendiri akhirnya ditemui oleh Sekretaris Komisi A DPRD Kota Malang Mulyanto. Ia menyampaikan akan langsung bertindak menampung aspirasi para pendemo dan akan segera disampaikan ke pemerintah pusat.
“Kami apresiasi apa yang sudah dilakukan oleh teman-teman mahasiswa semuanya. Aapirasi teman-teman akan kami tampung dan kami kaji untuk segera kami sampaikan pada pemerintah pusat,” Paparnya (uch)

Berita Terkait

  • Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) terlibat aksi demonstrasi di Kantor Sekretariat DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini, Jumat, 9 Desember 2016. Dalam aksi tersebut mereka menuntut kejelasan pengusutan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di UHO. Aksi ini digelar bersamaan dengan peringatan hari anti korupsi yang jatuh pada tanggal 9 Desember.
  • Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Malang turut mengambil sikap terhadap kasus yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sikap Gubernur DKI Jakarta ini dinilai oleh sejumlah pihak telah menistakan agama dan melanggar pasal 156 KUHP. Oleh karena itu HMI menuntut pemerintah untuk menegakkan hukum atas persoalan tersebut dengan melaksanakan aksi di depan gedung DPRD Kota Malang hari ini, Jum'at, 4 November 2016.

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Karya Kreatif Mahasiswa Arsitektur UB Warnai Pameran CITRA 2017

pameran karya kreatif mahasiswa arsitektur angkatan 2016 dibalut dalam kegiatan Citra Nusantara CITRA dengan tema mengusung kebudayaan lokal

Close