Mahasiswa Rindu Pujasera UM

Infokampus.news, Malang – Banyak tempat di Universitas Negeri Malang, atau yang lebih dikenal sebagai UM, yang digunakan oleh para mahasiswa untuk menghabiskan waktu sementara menunggu kelas, daripada jauh-jauh kembali ke rumah atau kost mereka. Satu di antaranya adalah kantin atau warung yang tersebar di seluruh area kampus. Satu area kantin yang pernah menjadi tempat favorit para mahasiswa adalah Pujasera UM, yang kini telah dibongkar.

Akan tetapi Pujasera Universitas Negeri Malang telah resmi ditutup pada tanggal 31 Januari 2017 lalu. Sebelumnya, tempat ini adalah tempat nongkrong mahasiswa paling ramai di universitas yang terletak di sebelah selatan Malang Town Square ini.

“Sekarang bingung kalau mau menunggu kelas harus nongkrong di mana. Akhirnya ya kadang-kadang daripada pulang lebih baik cari tempat ngopi di luar kampus,” tutur Bagus, mahasiswa Jurusan Elektro angkatan 2013.

Bagus mengatakan, sejak awal masuk UM, ia memang sudah terbiasa menghabiskan waktunya sembari menunggu kelas di area yang memiliki belasan warung itu. Bahkan Bagus sudah memiliki satu warung langganan tempat dia biasa memesan kopi.

Pujasera UM Sempat Direlokasi

Hal senada diungkapkan oleh I Komang, mahasiswa semester akhir Fakultas Teknik. Ia menyayangkan ditutupnya Pujasera UM tanpa ada relokasi.

“Kalau dulu kan waktu dibangun gedung rektorat baru itu pujasera dipindah tempat, sekarang sayangnya kok langsung tutup begitu saja. Untung saya sudah tidak ada kuliah lagi, jadi berkurang lah rasa butuh nongkrong di kampus,” katanya.

Area yang dulunya menjadi tempat berdirinya pujasera itu rencananya akan dijadikan Taman Rektorat Universitas Negeri Malang. Hal ini berhubungan dengan pembangunan gedung rektorat baru yang terletak di kawasan ex-gedung J9, tak jauh dari gerbang Jl Semarang. (ART)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Parkir Sembarangan di UM = Gembos

Awas, jangan parkir sembarangan di Universitas Negeri Malang jika tidak ingin menuntun sepeda motor sepanjang area kampus,

Close