Mahasiswa STIKI Malang Masuk 10 Besar Kompetisi DEV+

Infokampus.news, Malang – Mahasiswa STIKI Malang, Jawa Timur terus membuat prestasi. Kali ini mereka berhasil masuk 10 besar finalis dari 150 peserta kompetisi Dev+ 2017.

Tim yang terdiri dari Eko Triono, Hery Kuswandi, Alvionitha Sari Agustriningtyas, Asrul Sani Ariesandy, dan Jatmiko ini mengusung aplikasi tawar.in untuk bersaing dengan kompetitor lainnya.

Dengan pendampingan dari dosen mereka, Rakhmad Maulidi, M.Kom, tim ini akan berangkat untuk presentasi final di Jakarta pada tanggal 24-26 Maret 2017.

Sebelum masuk dalam 10 besar finalis, mereka terlebih dulu mengikuti penjurian tahap I yaitu seleksi proposal ide aplikasi. Ide adasar aplikasi tawar.in adalah untuk mempermudah transaksi jual-beli.

Transaksi dilakukan melalui chat dan berfokus pada cara negosiasi agar lebih cepat dan lebih mudah. Ide ini lolos, mereka kemudian membuat purwarupa (prototype) dari aplikasi.

Pada penjurian tahap II, mereka kembali lolos dan berhak masuk babak final untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp 600 juta.

“Saya sangat berharap mereka bisa juara. Aplikasi yang mereka bangun saya rasa sangat bermanfaat terutama dalam proses jual-beli online,” kata Maulidi.

Sebagai informasi, Dev+ merupakan kompetisi pembuatan aplikasi mobile yang berbasis platform Android dan IOS. Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa dan fresh graduate dari seluruh universitas di Indonesia. Dev+ mengusung tema “Dev Your Solution”.

Melalui kompetisi ini, Dev+ mengajak anak muda Indonesia untuk mengembangkan solusi-solusi yang mereka punya terhadap masalah-masalah yang ada di Indonesia melalui aplikasi mobile.

Diharapkan para peserta mengeluarkan ide-ide solusi mereka yang kreatif dan inovatif, sehingga aplikasi yang dibuat mampu membantu dan memudahkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jemblem Kutho, Modifikasi Jajanan Pasar Berkonsep Fusion Food Ala Mahasiswa Universitas Widyagama Malang

Sudah jarang kita temui anak - anak muda yang masih suka mengkonsumsi jajanan pasar, lebih banyak saat ini anak -...

Close