Pengabdian Ilmu, Mahasiswa STIKI Jadi Pengajar di SMAN 1 Sumber Pucung

Infokampus.news – Dalam rangka mengabdikan ilmu bagi masyarakat, mahasiswa STIKI (Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia) angkatan 2014 Febri Yohanes Aldi Wicaksono menjadi salah satu pengajar mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di SMAN 1 Sumber Pucung melalui program dari Pusat Penelitian Teknologi, Informasi dan Komunikasi (PPTIK) yaitu Joint Program.

Melalui program ini Febri bersama 8 mahasiswa lainnya mengajarkan cara pembuatan web dasar kepada siswa yang ada di SMAN 1 Sumber Pucung dengan total kelas 36 kelas dari semua jurusan dan angkatan, dan Febri mendapat bagian 12 kelas untuk diajar.

Tujuan dari Program yang berlangsung dari 2 Februari hingga 9 Maret 2018 ini adalah  melatih siswa mempelajari web dasar dan  juga memperkenalkan dunia IT (information technology) pada siswa SMA.

Febri menuturkan bahwa harapan ke depannya, siswa nantinya bukan hanya sebagai pemakai web, jadi di pelatihan ini siswa benar-benar diajari dari dasar cara pembuatan web. “Kesannya sangat baik seru, senang, bisa berinteraksi, kita juga bisa belajar banyak hal baru,” tambahnya.

Untuk tantangannya, lebih kepada bagaimana membuat siswa memiliki minat dalam proses pembelajaran.

Ia juga berbagi saran untuk mahasiswa STIKI yang lain agar mencoba ikut program dari PPTIK. Tak perlu malu ataupun gengsi agar mereka bisa belajar bagaimana caranya mengajar, bagaimana cara berbicara di depan banyak orang dan tahu bagaimana cara kerja di lapangan secara langsung.

“Cobalah keluar dari zona nyaman, coba cari hal yang lain, hilangkan gengsi dan rasa malu,” sarannya.

Dalam kegiatan ini, Febri tidak bertugas sendiri. Ada 8 pengajar lain yang ditugaskan di SMAN 1 Sumber Pucung yaitu Ahmad Syaifullah, Antok, Dirta Putra, Dyan Bentar, Yoshua Kristanto, Rhesal, Eko Teguh, dan Arrisky Rahmat. (Okt/Him)

 

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
alat pengasap ikan
Mahasiswa ITN Ini Bikin Terobosan Alat Pengasap Ikan, Bisa Matang 45 Kilo Per Jam!

Infokampus.news, Malang - Alat pengasap ikan konvensional yang digunakan masyarakat di daerah penghasil ikan selama ini memang menimbulkan polusi udara

Close