Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi Gelang Kesehatan

Infokampus.news – Tim Mahasiswa UGM melalui startup Majatech, memperkenalkan Kanafit, sebuah aplikasi mobile untuk mengukur beberapa indikator kesehatan penting. Beberapa indikator yang diukur adalah denyut nadi, tekanan darah, jumlah langkah serta kalori yang terbakar hanya dengan smartband dan satu sentuhan dalam smartphone. Hasil pengukuran tersebut akan tersimpan dalam smartphone dan bisa dipergunakan untuk berbagai keperluan analisis di kemudian hari.

Tri menjelaskan munculnya ide pembuatan Kanafit berawal dari keinginan membuat inovasi teknologi yang mendistrupsi layanan bidang kesehatan. Pemilihan nama Kanafit kata Tri diambil dari bahasa sansekerta yang artinya gelang. Sehingga produk aplikasi yang mereka kembangkan bisa terkoneksi dengan gelang pintar atau smart blend.

Aplikasi yang mereka susun menurut Anak bungsu dari tiga bersaudara ini tidak lain berupa data rekam medik untuk memantau indikator kesehatan dimana tersimpan riwayat rekam medik berupa tensi tekanan darah, detak jantung, kadar oksigen dalam darah, serta menghitung jumlah langkah per hari dan jumlah kalori yang terbakar selama sehari.

Tidak hanya untuk para lansia yang jauh dari anaknya, aplikasi yang terhubung dengan gelang pintar ini ini pun menurutnya bisa digunakan tenaga medis di rumah sakit dimana pasien tinggal dipasang gelang lalu data kesehatannya bisa dipantau melalui sistem aplikasi tersebut.

Ia menyebutkan di aplikasi tersebut juga menyediakan artikel yang terhubung dengan beberapa situs kesehatan sehingga pengguna bisa mengetahui dari angka yang menucul dalam fitur di apalikasi tersebut. “Penggunanya bisa tahu rekomendasi apa saja yang diperlukan untuk meningkatkan kesehatan mereka,” katanya seraya menjelaskan aplikasi yang dibuat oleh enam orang anggota tim pengembanag startup Majatech ini, aplikasinya baru bisa diunduh di link ugm.id/kanafit

Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi Universitas Gadjah Mada, Dr. Hargo Utomo, M.B.A., M.Com, mengapresiasi hasil inovasi yang dikembangkan oleh startup binaan UGM tersebut. Menurutnya saat ini dibutuhkan terobosan inovasi teknologi yang mendukung kemudahan layanan di bidang kesehatan. “Inovasi semacam ini sangat dibutuhkan dalam layanan bidang kesehatan dan mendukung gaya hidup sehat anak muda,” katanya. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Mahasiswa Magang UMM
142 Lembaga BUMN Siap Tampung Mahasiswa Magang UMM

Infokampus.news - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berupaya memperbanyak mitra industri  sebagai wadah pengayaan wawasan dan keterampilan dalam mempersiapkan mahasiswa

Close