Mahasiswa UGM Ini Berhasil Menoreh Prestasi di Ajang Equilibrium Science Fair (ESF) 2017

Infokampus.news – Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di ajang Nasional, kali ini Tim Fakultas Ekonomika dan Bisnis menjadi perwakilan di ajang Equilibrium Science Fair-National Equilibrium Conference (NEC) 2017. Tim Fakultas Ekonomika dan Bisnis berhasil meraih juara 1 dan best essay, tahun ini Equilibrium Science Fair-National Equilibrium Conference (NEC) 2017 digelar di Universitas Udayana.

National Equilibrium Conference sendiri adalah salah satu perlombaan dari Equilibrium Science Fair (ESF) 2017. Kegiatan ini merupakan konferensi mahasiswa tingkat nasional sebagai upaya untuk mewadahi aspirasi dan pemikiran mahasiswa untuk mengoptimalkan sumber daya pembangunan dalam mencapai kesejahteraan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Dalam konferensi ini, partisipan yang hadir diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikirannya sehingga tercipta ide-ide inovatif dan kreatif yang baru dan dapat digunakan sebagai suatu strategi baru dalam mencapai kesejahteraan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Equilibrium Science Fair – National Equilibrium Conference 2017 mengusung tema “Intensifying Resources Development to Accomplish Sustainable Economic’s Welfare”. Konferensi dibagi ke dalam beberapa subtema antara lain: Optimalisasi Perempuan Indonesia Sebagai Sumber Daya Manusia dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Upaya Pengembangan Potensi Desa Melalui Sektor UMKM dan Industri Ekonomi Kreatif untuk Mengatasi Kesenjangan Perekonomian di Indonesia.

Dua Perwakilan UGM Bawa Kebanggaan di Ajang Equilibrium Science Fair (ESF) 2017

Satrio Adi Wibowo (Ilmu Ekonomi, 2015) dan Gabriel Pierre (Ilmu Ekonomi, 2015) adalah perwakilan dari Tim Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. Kedua mahasiswa ini harus beradu melawan 299 peserta lainnya dalam lomba esai mahasiswa tingkat nasional tersebut.

“Kompetisi ini diikuti  300 tim dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Dari jumlah tersebut dilakukan seleksi secara ketat dan disaring 10 tim untuk beradu di babak semi final. Pada babak semifinal peserta mempresentasikan ide bisnisnya di hadapan dewan juri dan peserta lainnya,” jelas Satrio Adi Wibowo.

“Senang bisa menjadi juara dalam kompetisi perencanaan bisnis ini dan juga menyabet ide terbaik,” pungkasnya. (has)

Sumber : https://www.ugm.ac.id/

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ini 5 Kampus Terbaik Untuk Belajar IT, Calon Programmer Wajib Baca!

Halo Sobat Fokus! Siapa nih diantara Sobat Fokus yang ingin kuliah di kampus terbaik untuk belajar IT dan menjadi programmer...

Close