Mahasiswa Universitas Widyagama Magang di BUMN

Infokampus.news, Malang – Setelah proses yang cukup panjang dan penantian yang cukup menegangkan, bukan hanya oleh para mahasiswa, tetapi juga Ketua P2K sebagai penanggungjawab, akhirnya terjawab sudah semuanya pada akhir Juli 2019. Dua puluh lima mahasiswa yang dinyatakan lolos pada seleksi PMMB BUMN (Program Magang Mahasiswa Bersertifikat di Badan Usaha Milik Negara) dipastikan penempatannya.

Berita pertama diperoleh dari PT Petrokimia Gresik yang menerima Mita Triyanah, mahasiswa FP untuk magang di pabrik pupuk berlokasi di Gresik tersebut, dengan penempatan di unit kerja Departemen Promosi Perencanaan Pemasaran. BUMN ini nantinya mewajibkan Mita untuk memulai aktifitasnya pada 1 Agustus 2019, setiap hari Senin sampai dengan Jumat dengan jam kerja 07.00-16.00. Mita akan diperlakukan sebagaimana karyawan lainnya selama 6 bulan kedepan atau sampai dengan 31 Januari 2020. Sebagai konsekuensinya, Mita akan menerima kompensasi finansial dan Sertifikat Industri yang nantinya dapat dipergunakan sebagai SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah). Akan tetapi, bila proses tersebut tidak dapat dilalui secara utuh, maka konsekuensinya, Mita harus mengembalikan sejumlah dana dan tidak hilang pula kesempatan memperoleh Sertifikat Industri.

Baca Juga :  Dosen STIKI Kembangkan Teknologi Lewat Aplikasi untuk Kemajuan Negeri

Perjanjian secara tertulis ini berlaku juga untuk ke-24 Mita-Mita yang lain, yang berdasarkan kerjasama antara Kementerian BUMN, dalam hal ini diwakili oleh Ketua Umum Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Herdy R Harman dengan Rektor Universitas Widyagama Malang, lolos dalam PMMB Tahun 2019 ini.

Disamping Mita, empat mahasiswa Kampus Inovasi UWG yang lain diterima di PT PLN Persero. Mereka adalah Eska Rizki Naufah yang ditempatkan di PLN UID Bali Denpasar, Handy Aditya Yunan ditempatkan di PLN UID Jatim Kota Pasuruan, Rizki Handoko ditempatkan di PLN UID Jatim Kota Kediri dan Tutus Awang H ditempatkan di PT IP Jatim Kota Pasuruan.

“Sesuai peraturan dan perjanjian yang telah disepakati, mereka tidak memiliki kesempatan untuk memilih tempat magang. FHCI yang menentukan lokasi sesuai dengan kebutuhan anggotanya. Mereka harus siap ditempatkan dimana saja,” demikian penjelasan Dra. Wiwin Purnomowati, MSi, Ketua Pusat Pengembangan Karir UWG.

Disamping PT Petrokimia Gresik dan PT PLN Persero, beberapa BUMN yang siap menerima mahasiswa UWG dalam program ini adalah PT Perusahaan Gas Negara, PT PAL, PT Adhi Karya, Perum Bulog, PT Taman Wisata Candi, Jasa Marga, dan PT Brantas Abipraya. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *