Mahasiswa UNSYIAH Buat Perahu dari Serat Fiber

Infokampus.news – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH) membuat inovasi Perahu Katamaran yang bahan dasarnya terbuat dari serat fiber. Pembuatan perahu dilakukan lantaran melihat potensi laut Aceh yang sangat besar.

“Di mana hampir setiap pesisir pantai Aceh dipenuhi oleh orang-orang yang memancing. Jadi biasanya kan orang mancing itu di pinggir. Nah kita melihat potensi platform atau anjungan memancing. Jika mereka naik perahu ini kira-kira satu sampai dua kilometer dari laut maka hasil yang mereka peroleh tentu lebih besar,” papar Team Leader Proyek Perahu Katamaran, Zahrul Fuadi, disitat dari laman UNSYIAH, Selasa (10/1/2017).

Zahrul menjelaskan, Perahu Katamaran memiliki keunikan tersendiri, yaitu memiliki dua lambung sehingga jika berada di laut bisa lebih stabil ketika disapu ombak. Di samping itu, bahan baku dari serat fiber membuat perahu ini mampu menampung 700 kilogram muatan atau setara lima sampai tujuh orang.

“Kami sengaja pilih serat fiber karena beberapa keunggulannya seperti ringan, mudah digunakan tahan terhadap parasite, air asin, cuaca, serta tidak mudah lapuk seperti kayu,” tuturnya.

Wakil Dekan II Fakultas Teknik UNSYIAH itu mengungkapkan, pembuatan perahu melibatkan tujuh mahasiswa dengan waktu pengerjaan selama satu bulan. Saat ini, lanjut dia, perahu Katamaran UNSYIAH tersebut telah selesai 90 persen.

“Jika telah selesai nanti, kita akan serahkan ke mitra, lalu mitra bisa menggunakannya untuk penyewaan kapal boat untuk memancing. Jadi, latar belakangnya jelas untuk mendukung pariwisata memancing di Aceh,” sebutnya.

Sedangkan sumber dana pembuatan perahu, yakni dari dana Iptek bagi Masyarakat (IBM) melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) UNSYIAH. Salah satu mahasiswa yang terlibat, Syaiful menambahkan, keikutsertaannya dalam proyek merupakan sebuah tantangan tersendiri, namun juga menjadi kebanggaan.

“Lumayan seru ya, karena kerja tim jadi semua bisa bersinergi agar proyek ini berhasil. Semoga perahu ini bisa berguna bagi masyarakat dan bisa menjadi sumber pembelajaran bagi mahasiswa lainnya” tukas mahasiswa teknik mesin angkatan 2013 tersebut. (FAM)

 

Sumber: Unsyiah

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mahasiswa UGM Wakili Indonesia dalam Kompetisi Startup di Hongkong

Berkat kemenangannya di Asia Social Innovation Award 2016, dua mahasiswa, UGM berhak mengikuti kompetisi startup sosial di Hongkong.

Close