Main DOTA 2 Sambil Kuliah? Kampus Ini Sediakan Programnya lho!

Infokampus.news Game adalah kegiatan yang buang-buang waktu, pikir masyarakat khususnya orang tua pada umumnya. Yang mereka lihat, anak-anak seringkali menghabiskan berjam-jam di depan gadget atau komputer hanya untuk bermain game sampai lupa waktu. Sedihnya, banyak yang mempunyai mindset bahwa seorang gamer pasti punya masa depan yang suram. Akan sulit terbesit di benak para orang tua pada umumnya jika main DOTA 2 sambil kuliah akan berjalan seimbang.

Bagaimana jika pola pikir tersebut dipatahkan dengan pengadaan program berikut ini?

Sebagian besar masyarakat tampaknya belum melihat secara jeli bahwa sebenarnya ada peluang besar di balik olahraga elektronik atau yang biasa disebut dengan eSport itu. Beruntungnya, salah satu perguruan tinggi swasta ini melihat sebuah celah sempit yang akan mengantarkan ke dunia yang lebih luas lagi.

Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Indonesia e-Sports Association (IeSPA) Jateng membuka program eSport untuk calon mahasiswa baru pada tahun ajaran 2018/2019 mendatang dengan nama eSport UDINUS.

Seperti dilansir dari IDNTimes, hal serupa juga telah disampaikan oleh Wakil Rektor IV Bidang Penelitian dan Kerjasama UDINUS, Pulung Nurtantio Andono, dengan membuat Memorandum of Understanding (MoU) bersama IeSPA tertanggal 23 Maret 2018.

Saat ini, Program eSports UDINUS memiliki 2 cabang utama, yakni Defense of The Ancient 2 (DOTA2) dan Counter Strike Global Offensive (OSGO). Selain kedua cabang utama tersebut, beberapa cabang sekunder yang didukung oleh Program eSports UDINUS antara lain Mobile Legends, Point Blank, Arena of Valor, dan League of Legend.

Selain yang sudah disebutkan di atas, ke depannya akan ada pengembangan game yang akan dimasukkan seperti Player Unknown Battleground, Overwatch, Heartstone, VainGlory, Tekken, FIFA, dan lain-lain.

Program eSports ini bukanlah sebuah jurusan perkuliahan baru, melainkan sebuah wadah bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan bakat gamenya secara profesional dan terstruktur. Jadi, selain mengikuti program ini, mahasiswa tetap mengikuti perkuliahan sesuai dengan jurusan yang diminatinya di Universitas Dian Nuswantoro. Di samping itu, mahasiswa juga akan mendapat pembinaan dari IeSPA Provinsi Jawa Tengah terkait bagaimana agar bisa menjadi pemain, manajer, pelatih, analis, broadcaster, dan brand ambassador eSports profesional.

IeSPA Provinsi Jawa Tengah akan memberikan reward secara khusus kepada para mahasiswa yang telah menjalani program pembinaan dan berprestasi secara profesional berupa uang saku bulanan. Harapannya, hal ini dapat menambah motivasi kepada para mahasiswa dalam berkarya dan berjuang di bidang eSports.

Karena adanya batasan daya tampung, calon mahasiswa yang berminat diimbau untuk segera melakukan pendaftaran.

Pendaftaran program eSports UDINUS  terbuka untuk semua calon mahasiswa yang ingin mendaftar sebagai mahasiswa baru atau sebagai mahasiswa transfer. Dan untuk prosedur pendaftaran program main DOTA sambil kuliah ini akan diinformasikan lebih lanjut melalui website UDINUS dan IeSPA Jateng.

Nah, Sobat FoKus yang ingin mengembangkan minat dan bakat main DOTA 2 sambil kuliah, daftarkan dirimu di kampus UDINUS ini. Selamat mencoba! (him)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
pengungsi palestina
Peduli Pengungsi Palestina dan Suriah: UB Jalankan Misi Kemanusiaan di Yordania

Infokampus.news - Komitmen Universitas Brawijaya (UB) dalam memperhatikan isu-isu seputar kemanusiaan, perdamaian dunia, dan masalah pengungsi dibuktikan dengan perhatian utama

Close