Malang Rawan Curanmor, Dosen POLTEKOM Ini Temukan Alat Pengaman Kendaraan Berpassword

Infokampus.news, Malang – Tingginya angka kasus pencurian kendaraan bermotor saat ini membuat prihatin banyak pihak. Salah satunya adalah dosen POLTEKOM Muhammad Nur Fajri S.Pd., S.T.

Angka pencurian kendaraan ini mencapai angka tidak biasa, berdasarkan data dari kepolisian resort kota Malang pada tahun 2014-2015 terdapat lebih dari 1600 pencurian kendaraan bermotor.

“Oleh karenanya perlu ada peningkatan kualitas pengamanan, dalam hal ini tingat pengaman akan selalu sejalan dengan berkembangnya teknologi. Selain itu, aplikasi ini bersifat bebas dan dibuat untuk siapapun yang mau mengembangkan dan memproduksinya, sehingga bermanfaat,” Tuturnya saat ditemui tim infokampus.news di sela kesibukannya.

Alat Pengaman Kendaraan Berpassword Ini Berbasis Mikrokontroler ATmega16 yang mengontrol akses pemutus daya pada Koil Kendaraan Bermotor

Alat ini bekerja pada instalasi konduktor pada koil sepeda motor. Terdapat dua saluran yang harus tersambung pada area koil ini, yakni pada kabel dari pembangkit listrik (sepul) dan kabel yang akan menyalurkan daya ke koil, terpasang komponen relay sebagai kontaktor yang akan di kontrol oleh seperangkat minimum sistem dengan IC ATmega16 untuk setting sistemnya.

Baca Juga :  Juarai Berbagai Kompetisi Bahasa Arab di Indonesia, Mahasiswa Ini Masih Bisa Kebut Skripsi Hanya 7 Hari

“Jadi yang diputus sambungkan ini kabel koil, kalau tidak tepat dalam memasukkan passwordnya, maka koil akan tetap dalam kondisi Normaly Open (NO) sehingga tidak dapat mengalirkan arus listrik untuk pembakaran dan buzzer akan berbunyi selama 1 menit, pada kondisi ini pula password terblokir selama buzzer (alarem) berbunyi. Otomatis mesin tidak akan menyala, sekalipun dia di starter,” ujarnya.

Ia mengatakan semakin tinggi tingkat kualitas pengaman maka semakin baik, demikan sebaliknya. Karena di jaman serba canggih ini para pencuri motor memiliki keahlian mekanik sekelas montir bengkel yang ahli.

“Makin rumit pengamanan makin memberikan nilai positif untuk terhindar dari masalah pencurian. Untuk biaya ya sekitar 150 ribu sudah dapat alat ini, kalau dibuatkan tukang mungkin ya sekitar 250 ribu lebih murah dan tentu lebih aman daripada produk di pasaran.” Tandasnya. (Pus)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *