Masih bingung? Beginiloh Cara yang Ditempuh untuk Hitung Peluang Tembus PTN

Infokampus.news – Pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019 masih bimbang memilih perguruan tinggi yang dituju. Sebab siswa mengaku masih bingung dengan bagaimana cara PTN memeringkat nilai-nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang masuk untuk diseleksi dan ditetapkan lolos pada prodi yang dipilih.

Sejumlah siswa pendaftar SBMPTN tidak dapat memprediksi perkiraan nilai minimal yang digunakan masing-masing prodi di PTN saat menyeleksi nilai UTBK. Perkiraan nilai minimal itu diharapkan mampu membantu pendaftar agar tidak meleset terlalu jauh saat memilih prodi di PTN.

Sebelumnya, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir berharap dengan skema baru pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini dapat menekan tingkat kegagalan peserta dalam menembus prodi maupun PTN tujuannya. Mulai tahun ini, pendaftaran SBMPTN harus mengunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang telah diselenggarakan sebelumnya.

“SBMPTN hari ini ada pendaftaran, dasarnya adalah dari UTBK. Jadi UTBK sudah berjalan, sudah dapat nilai, dipersilakan seluruh peserta atau seluruh anak Indonesia yang sudah ikut UTBK, silakan mendaftar sesuai dengan kemampuannya masing-masing,” kata Nasir, saat Halalbihalal Idulfitri di Gedung BPPT, Jakarta, Senin 10 Juni 2019.

Baca Juga :  Cari Tahu Yuk Cara Masuk PTN Selain Jalur SNMPTN dan SBMPTN

Nasir berharap, setiap siswa dapat mendaftar prodi dan PTN yang sesuai dengan minat, bakat juga kemampuannya. “Mudah-mudahan orang mendaftar sesuai dengan apa yang diminati terhadap bidang ilmu yang telah dipilih, dengan kemampuan UTBK yang telah dicapai,” terang Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undip ini.

Dilansir melalui medcom.id, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta Ahmad Yunus mengemukakan, statistik nilai UTBK yang diunggah di laman ltmpt.ac.id dapat digunakan sebagai acuan pemilihan jurusan.

“Jadi meski belum ada passing grade namun sebenarnya dia di posisi mana itu sudah bisa terlihat,” ungkap Ahmad Yunus di kampus UNS Solo, Selasa, 11 Juni 2019.

Peserta SBMPTN dapat melihat nilai terendah, median (tengah) dan nilai tertinggi. Pada tampilan statistik nilai UTBK juga diperlihatkan kelompok kuartil I (berada di antara nilai terendah dan median) serta kuartil III (berada di antara nilai median dan nilai tertinggi).

“Misalkan dia berada di kuartil III berarti agak longgar dalam memilih jurusan,” Terang Ahmad Yunus.

Baca Juga :  552.614 Peserta SBMPTN 2019 dipastikan Gagal di Jalur ini

Pemilihan jurusan juga dapat mengacu pada informasi daya tampung dan pendaftar program studi (prodi) di perguruan-perguruan tinggi negeri. Informasi daftar prodi tersebut juga tersaji dalam laman sbmptn.lpmpt.ac.id.

“Di setiap prodi sudah ada informasi daya tampung tahun ini dan berapa jumlah pendaftar tahun lalu. Saya kira tren prodi favorit tahun lalu tidak akan berbeda jauh,” terangnya lebih lanjut.

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *