Menang Festival Sholawat Al-Banjari se-Jawa Timur, UNISMA Berikan Beasiswa Penuh!

Infokampus.news, Malang – Sebanyak 40 tim Sholawat Al-Banjari tingkat SMA hari ini berkompetisi di Festival Sholawat Al-Banjari se-Jawa Timur dalam rangkaian Dies Natalies Universitas Islam Malang (UNISMA) ke-36. Acara ini disambut dan juga dibuka oleh wakil rektor 3 UNISMA, Dr. Ir. H. Badat Muwakhid, MP.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan juga apresiasinya yang besar kepada setiap tim dalam kompetisi ini. Selain itu lupa wakil rektor juga menyampaikan informasi penting terkait dengan output para juara lomba nantinya.

“Nanti para pemenang atau juara umum akan kami beri beasiswa berkuliah gratis di UNISMA, sedangkan untuk para peserta kami berikan diskon biaya DPP sampai 25%.” ujarnya pada pembukaan acara tahunan UNISMA ini.

Ia menjelaskan adanya penghargaan besar berupa pembebasan biaya kuliah ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari pihak kampus untuk menjaring bibit-bibit penerus budaya islam di Indonesia.

Menjaring Al Banjari Dari Berbagai Elemen, Tidak Melulu Pesantren

Meskipun Al Banjari identik dengan islam yang kental, namun ternyata potensi para pemuda Al Banjari yang datang dari sekolah umum menurut Badat juga cukup besar.

“Kita lihat lomba seperti ini banyak diikuti pesantren, sekolah belum banyak padahal potensinya besar. Makanya kita coba jaring bibit dari semua elemen termasuk sekolah umum dengan mengadakan acara ini,” tukasnya.

Uniknya lagi, melalui perbandingan kompetisi tahun sebelumnya potensi bakat yang dimiliki siswa sekolah umum memang cukup besar. Terbukti dengan keluarnya SMAN 8 Malang tahun lalu sebagai juara 3 kompetisi ini.

“Seperti di Malang sendiri kemarin kita dapat juara 3 dari SMAN 8, SMA umum lho ya bukan pesantren. Jadi itu yang perlu kita gali lagi,” tandasnya. (Pus)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak Mudah Membuat Definisi Gratifikasi

Surat edaran yang diturunkan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KEMRISTEKDIKTI) mengenai larangan penerimaan hadiah bagi tenaga pendidik atau dosen...

Close