Menangkan Technowar 6 Unikama, Para Pelajar Ini Ingin Buktikan Robot Itu Bukan Sekedar Keren-Kerenan

Infokampus.news, Malang – Technowars 6, yakni event tahunan yang diadakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Universitas Kanjuruhan Malang (HMPTSI Unikama). Tahun ini technowars sudah ke 6 di tahun pelaksana nya dengan tema satukan perbedaan dengan technologi.
Didalam Technowar 6 ini terdapat serangkaian kegiatan seminar technopreneurship, turnamen e-sport mobile legend, workshop 3D modeling, lomba 3D jamming dan pada acara puncak lomba Indonesian Line follower competition tgl 2 Desember 2018.
Diacara puncaknya Indonesian line follower competition diikuti oleh 65 peserta dari berbagai kota di Indonesia, ada dari Binjai, Sumatra utara, Makassar, Bandung, Sumbawa, dan Jawa Timur. Lomba ini sendiri dibagi menjadi 2 kategori yaitu micro 47 tim dan analog 18 tim.
Untuk juara dari micro yakni
1. Universitas Muhammadiyah Surakarta
2. Politeknik Negeri Malang
3. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Dari kategori
Analog:
1. SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik
2. SMKN 1 rejotangan Tulungagung
3. Mtsn 1 Tulungagung
Salah satu pemenang, Abdul Hafidz Suryonegoro asal SMP Muhammadiyah 12 Gresik berhasil menyabet juara pertama dari kategori robot analog M 12 R. Dengan Raihan ini, Latif menginginkan adanya penerus di bidang robotik.
Siswa kelas 9 ini juga pernah menjuarai berbagai lomba di berbagai Universitas di Indonesia. Seperti juara 1 analog di UM, juara 2 analog di Jember, dan berbagai prestasi lain. Dengan ini ia berharap suatu saat nanti ada adik kelas atau siapapun yang menekuni bidang yang sama.
“Semoga ada penerus lagi agar masyarakat tahu kalau robotik bisa membawa teknologi semakin maju,” tukas siswa ini.
Selain itu, pemenang di kategori robot micro diraih R. R. B. Nirvash asal Surakarta. Ia juga mengungkapkan robot memiliki fungsi yang sangat penting. Berasal dari ditemukannya robot, banyak teknologi yang saat ini memudahkan manusia dalam segala hal.
“Jangan kecil hati bagi yang suka robot atau penggenar robotik. Jangan menyesal menyukai robot,” tukas tim yang mengaku memiliki persiapan tidak banyak ini.
Duhubungi melalui jaringan pribadinya, Erga selaku ketua panitia mengakui perkembangan teknologi di Indonesia sudah sangat pesat. Tak jarang anak SD sudah mulai tertarik dengan robotik.
“Harapannya Harapan saya semoga perkembangan robotika di Indonesia bisa membantu perindustrian di Indonesia karena sekarang sudah memasuki era revolusi industri 4.0
” Tukasnya. (Pus)

ADV-728_x_90

Baca Juga :  5 PTN dengan Peminat Terbanyak prodi SAINTEK di SBMPTN 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *