Mendikbud Nadiem Makarim Wujudkan Wacana Hapus Ujian Nasional di Tahun 2021

INFOKAMPUS.NEWS – Gebrakan tak main-main yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Program kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar” salah satu isinya adalah menghapus ujian Nasional pada tahun 2021.

“Ujian Nasional akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimun dan Karakter yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa, kemampuan menggunakan matematika dan penguatan pendidikan karakter.” Ujar Nadiem di situ Kemdikbud.

Uniknya lagi ujian ini diterapkan siswa yang ebrada di tengah jenjang sekolah yakni kelas 4, 8 dan 11. pemerintah berharap hal ini bisa mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran. Hasil ujian ini tidak digunakan untuk basis seleksi siswa ke jenjang selanjutnya, arah kebijakan ini mengacu pada praktik baik pada level Internasional seperti PISA.

Selain itu, pemerintah menetapkan kebijakan baru penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). mulai tahun depan USBN diselenggarakan hanya oleh sekolah.

Ujian dilakukan untuk menilai kompetensi siswa yang dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian lainnya yang lebih komprehensif, seperti portofolio dan penugasan (Tugas kelompok, karya tulis dan sebagainya).

Baca Juga :  5 Minuman Favorit Mahasiswa Melepas Dahaga, Kamu Pilih Mana?

“Dengan itu guru dan sekolah lebih emrdeka dalam penilaian hasil belajar siswa. anggaran sendiri dapat dialihkan untuk mengembangkan kapasitas guru dan sekolah, guna meningkatkan kualitas pembelajaran.” Ungkapnya lebih lanjut.

Kabar baiknya lagi, Kemendikbud akan memangkas beberapa komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. dalam kebijakan baru ini guru bebas memilih, membuat, menggunakan dan mengembangkan format RPP.

Selain itu dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB), Kemendikbud tetap menggunakan zonasi dengan kebijakan yang lebih fleksibel untuk mengakomodai ketimpangan akses dan kualitas di berbagai daerah.

Nadiem berharap pemerintah daerah dan pusat dapat bergerak bersa,a dalam memeratakan akses dan kualutas pendidikan di Indonesia seperti resditribusi guru ke sekolah yang kekurangan guru. (Edt)  

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *