Mengaku Profesional Kerja? Lihat Dulu Standar Ini!

Infokampus.news, Malang – Menjadi seorang professional dalam pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Seseorang harus memiliki etos kerja, kapasitas, dan kualitas yang tinggi bila ingin disebut sebagai seorang professional. Namun bagaimana sih sebenarnya mengukur tingkat profesionalisme seseorang itu?

I Gede Auditta, S.E., M.SA., AK,.CA CMA CFP CSRS CSRA QWP AEPP CPA CBA seorang pengusaha muda yang memberikan sejumlah langkah menjadi pekerja profesional dalam seminar di Universitas Negeri Malang (UNISMA) beberapa waktu lalu. Menurut laki-laki yang akrab disapa Audi ini, ada beberapa cara mengukur tingkat profesionalisme seseorang.

“Seorang yang profesional itu butuh 10.000 jam kerja, jadi kalau anda sudah melewati itu, anda sudah dibilang ekspert atau profesional dalam bidang yang anda tekuni itu,” ujarnya.

Profesional = Daya Kerja Tinggi, Gaji Akan Mengikuti

Ia mengatakan kalau seseorang itu ‘menjual’ daya kerja, etos kerja dan prestasi yang tinggi, maka gaji juga akan mengikuti. Hal ini bisa dinilai dalam jam kerja efektif yang dimiliki seseorang tersebut, selain menilai etos kerja jam kerja juga menentukan apakah orang tersebut sudah profesional atau belum.

Baca Juga :

“Cara menghitungnya ya, anda di kantor jam efektif kerja itu yang benar-benar kerja sudah dikurangi jam istirahat dan sebagainya, yang meningkatkan pengetahuan anda soal pekerjaan anda dikalikan jam kerja anda sehari lalu kalikan per minggu dan per bulan anda kerja. Jangan hanya kerja untuk dapat uang lembur atau gaji apapun, tapi niatkan untuk developing yourself,” pungkasnya.

Penulis : Irma Puspita
Editor : Galuh Pandu Larasati

Foto : Irma – Infokampus.news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin Sukses di Usia Muda? Ini Tips Dari Pakarnya!

Apa sih sebenarnya definisi sukses itu? Sukses adalah ketika seseorang mencapai apa yang telah dia cita-citakan dan merencanakan merencanakan meraih...

Close