Menkes Acungi jempol Sinergi Riset PT dan Dunia Medis.

Infokampus.news, Malang – Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI),Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K) Hari ini (23/2) hadir dalam kegiatan Semiloka Nasional Pendidikan Dokter di Universitas Brawijaya (UB). Selain kedatangan Menkes, hadir pula Direktur Jendral Sumber Daya Iptek Dikti, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D.

Dalam pemaparan yang disampaikan dalam acara tersebut, Menkes menegaskan bahwa sangat penting menjaga sinergitas antara kesehatan dan dunia pendidikan. Menurutnya, layanan kesehatan masyarakat yang optimal. Diakuinya, selama ini Kementrian Kesehatan mendapatkan banyak manfaat dari sinergitas dengan dunia pendidikan. Salah satunya adalah dalam segi penelitan yang berguna sebagai pemetaan pemerataan dokter.

“Riset-Riset kami gunakan sebagai referensi pemerataan dosen di seluruh daerah di Indonesia. Sehingga tidak lagi ada daerah yang kekurangan tenaga dokter,” Ungkapnya.

Menkes Bangga, Sinergitas Dua Kementrian Hasilkan Manfaat Yang Baik

Dirinya pun menegaskan, selama ini sinergitas antara pendidikan dan kesehatan tidak menemui suatu kendala. Dirinya pun berharap kolaborasi ini bisa membuat kemajuan bidang kesehatan di Indonesia makin baik. Dirinya pun bangga, dikarenakan kolaborasi antar dua kementrian merupakan suatu inisiasi yang baru dilaksanakan saat ini.

“Kolaborasi ini baru ada kali ini saja, jadi patut kita banggakan. Selain itu kinerja kolaborasi ini juga sangat baik dan mempunyai imbas yang baik pula bagi sektor kesehatan di Indonesia,” paparnya.

Menkes Ajak Lulusan Dokter Mengabdi Di Daerah Tertinggal

Lebih lanjut, Nilla Moelok pun tidak lupa mengajak para mahasiswa dan lulusan kedokteran untuk bersiap dan berinisiatif untuk memperbagiki sektor di daerah-daerah yang belum terjamah tenaga medis. Nila pun megajak mereka untuk mengabdi di program tersebut.

“Sudah banyak sekali yang tertarik dan mendaftar di program ini. Jadi, saya ajak mahasiswa dan lulusan dokter di UB ini untuk berkontribusi langsung membantu masyarakat di daerah tertinggal,” Ajaknya. (uch)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kompaknya Kakak – Beradik Ini, Raih Gelar Doktor Secara Bersamaan

Tidak banyak kita tahu jika mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Advokat Syaiful Maarif dan Hakim Pengadilan Negeri Sulawesi...

Close