Menristekdikti Pastikan Siswa di Daerah Bisa Daftar PTN

Infokampus.news – Dalam penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) harus dilakukan secara merata. Dengan demikian, kesempatan untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri bisa dirasakan oleh semua calon mahasiswa termasuk siswa di daerah dari penjuru Indonesia.

Hal itulah yang disampaikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir dalam peluncuran SNMPTN dan SBMPTN 2017 di Gedung Dikti, Jakarta , Jumat (13/1/2017).

“Penerimaan SNMPTN dan SBMPTN harus bisa merata untuk anak-anak Indonesia. Baik dari Papua sampai Aceh,” ungkapnya.

Selain itu juga perlu adanya perhatian terhadap daerah-daerah 3T, agar daerah tersebut bisa lebih baik terutama dalam masalah koneksi. “Bisa ditingkatkan lagi mutunya, sehingga mahasiswa dari penjuru Indonesia bisa mendaftar,” imbuhnya.

Pada pola seleksi SNMPTN dan SBMPTN 2017 ini, ada jumlah daya tampung yang sudah ditentukan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), di mana daya tampung bagi SNMPTN dan SBMPTN mininal sebesar 30 persen.

“Jadi bisa di atas itu daya tampungnya, boleh 40, 45, itu boleh yang terpenting harus bisa menutupi daya tampung sebesar 100 persen,” jelasnya.

Sedangkan bagi seleksi di Ujian Mandiri (UM), Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hanya boleh menerima daya tampung tidak lebih dari 30 persen. “Jadi harus di bawah 30 persen, tidak boleh lebih dari itu,” ucapnya.

Ia kemudian menyebut daerah-daerah yang masih sulit mendapatkan jaringan internet di Indonesia, di antaranya Maluku Barat Daya dan Maluku Tenggara. Oleh karenanya, Nasir meminta para rektor untuk membantu pemerintah demi memastikan infrastruktur penunjang kegiatan seleksi mahasiswa baru untuk masuk PTN tersedia.

“Kalau koneksinya baik mereka punya kesempatan yang sama dalam seleksi mahasiswa baru.”

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2017, Ravik Karsidi, menyatakan bahwa pihaknya telah mendapat jaminan bahwa sekolah dan siswa yang berada di daerah tertinggal yang memiliki keterbatasan akses dapat menggunakan jasa outlet Plasa Telkom setempat untuk membantu proses pendaftaran online. (FAM)

 

Sumber: Republika

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wakil Rektor 3 UM ‘Car Free Day, Why Not?’

Syamsul mendukung upaya melakukan konservasi kampus sekaligus menyehatkan warganya dengan adanya Car Free Day setiap hari Jum'at di Kampus.

Close