Menteri Pertanian, “Jepang Panas 3-4 Bulan Ekspor, Indonesia Panas 12 Bulan Kok Impor?”

Infokampus.news, Malang – Saat mengisi kuliah umum di Universitas Brawijaya hari ini (25/5) Menteri Pertanian Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman M.P. menyayangkan attitude petani Indonesia. Ia membandingkan Indonesia dengan negeri sakura, Jepang dalam urusan ekspor impor komoditas pertanian.

“Jepang yang panasnya hanya 2-3 bulan bisa ekspor, nah kita di Indonesia ini panas 12 bulan penuh tapi impor. Ini berarti apa kita ini?” Tanyanya pada para mahasiswa yang hadir di gedung Widyaloka UB.

Pertanyaannya langsung dijawab serentak oleh para mahasiswa dengan jawaban “Malas”.

Menteri Pertanian Sayangkan ‘Budaya’ Bertani Masyarakat Indonesia, Pemuda Harus Segera Ambil Tindakan

Ia sangat menyayangkan budaya bertani masyarakat Indonesia yang masih belum maksimal. “Kita ini semua ada tapi malasnya naudzubillah. Untuk itu para pemuda harus kuasai teknologi,” Paparnya. Teknologi juga sudah merambah dunia pertanian dan ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan teknologi pertanian dengan baik.

Dengan modernisasi di bidang pertanian, diharapkan Indonesia bisa menjadi swadaya pangan dan lumbung pangan dunia seperti yang dicita-citakan oleh menteri di tahun 2025 mendatang.

“Pertanian modern sudah menyebar di seluruh kabupaten di Indonesia, hampir semua kabupaten.” Tukasnya.

Selain itu pihaknya juga tak tanggung-tanggung memfasilitasi penanaman jagung hybrid bewarna ungu karya dosen pertanian UB dan timnya di lahan seluas 200 hektar. Menteri optimis temuan jagung ini akan sukses dan berkembang pesat serta bermanfaat bagi petani dan masyarakat. (Pus)

Berita Terkait

  • Infokampus.news – Setelah melalui proses seleksi SNMPTN dan SBMPTN tidak ada salahnya jika para calon mahasiswa ikut kembali menyimak seleksi mandiri yang diadakan beberapa Universitas yang ada di Indonesia, salah satunya Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya 2018. Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya 2018 merupakan seleksi masuk Universitas Brawijaya (UB) yang diselenggarakan secara mandiri oleh Universitas Brawijaya (UB) dengan tidak memerlukan ujian baik berupa UTBC (Ujian Tulis Berbasis Cetak) maupun UTBK (Ujian Tulis…
  • Program MUPHRA memiliki tiga program yang salah satunya adalah pemberian beasiswa bagi warga negara Palestina untuk kuliah di UB baik dalam program S1 dan Pasca Sarjana melalui program MUPHRA Scholarship 2018.
  • Hasil pemungutan suara pemilihan Rektor Universitas Brawijaya periode 2018 - 2022 yang diadakan di gedung widyaloka hari ini (08/03), dua bakal calon rektor UB Prof. Bisri dan Prof. Nuhfil memiliki jumlah suara yang imbang yakni

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Seleksi Mandiri UNS 2018
Informasi Seleksi Mandiri UNS 2018

Infokampus.news - SPMB Universitas Sebelas Maret (UNS) merupakan pintu masuk bagi kamu Sobat FoKus yang ingin menempuh pendidikan kuliah di

Close