Menteri Susi : Menjadi Nelayan Makin Tak Diminati

Infokampus.news, Malang – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam pidato ilmiahnya yang disampaikan saat acara Wisuda ke-83 Periode I Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menyinggung beberapa permasalahan perikanan dan kelautan yang terjadi beberapa tahun belakangan. Dirinya menyoroti turunnya minat masyarakat Indonesia untuk berprofesi sebagai Nelayan.

Hal tersebut diakui Susi, disebabkan semakin menipisnya sumber daya ikan di laut akibat banyaknya kapal asing yang menggerus sumber daya ikan di laut Indonesia baik secara resmi maupun illegal. Hal ini membuat gairah para nelayan dalam negeri pun akhirnya berkurang dan menyebabkan banyak nelayan yang beralih profesi.

“Menurut Survey terjadi penurunan angka rumah tangga nelayan di tahun 2003-2013 yang sangat signifikan. Tahun 2003-2013 angka rumah tangga nelayan turun dari 1,6 Juta turun menjadi 800 Ribu. Turun mencapai angka 50 persen,” Ungkapnya

Susi pu mengakui banyak nelayan yang justru beralih profesi ke pekerjaan yang cenderung Landbase Development, yang tentunya ironis dimana justru potensi laut Indonesia yang kaya yang justru ditinggalkan.

Tahun 2004, Pemerintah Buat Kebijakan Kapal Asing Boleh Menagnkap Ikan di Indonesia

Lebih lanjut, Susi juga mengatakan alasan mterjadinya hal tersebut dikarenakan peraturan pemerintah yang sebelumnya mengizinkan kapal asing untuk masuk dan mencari ikan di Indonesia. Sehingga, nelayan dalam negeri harus berbagi jatah ikan di laut negaranya sendiri.

“Pada Tahun 2004  yang lalu pemerintah mebuat kebijakan dimana kapal asing boleh masuk dan mengambil ikan di laut Indonesia, syaratnya pun mudah hanya tinggal memakai benderaIndonesia saja,” Ungkapnya

Menteri Susi Keluarkan Moratorium, Tangkapan Ikan Nelayan Indonesia Melonjak

Oleh karena itu, Menteri Susi pun berinisiaif untuk bertemu dengan para duta besar negara teangga guna mengatasi permasalahan tersebut yang akhirnya menghasilkan moratorium dimana kapal asing akan dibatasi untu mengambil ikan di Indonesia.

“Saya bilang pada waktu itu, kalau tidak bisa bekerja sama terpaksa kapal saudara saya tenggelamkan. Hasilnya pun sudah bisa terlihat beberpa tahun belakangan tingkat penangkapan ikan oleh nelayan dalam negeri yang tadinya 4,6 Juta sekarang naik menjadi 6,6 Juta Ton,” Tuturnya. (uch)

Berita Terkait

  • Chairul Tanjung mengingatkan pada para lulusan UMM untuk selalu memegang teguh prinsip Be Creative, Be Innovative, And Be Enrepreneurial.
  • Infokampus.news, Malang – Menteri Kelautan dan Perikanan Dr. Susi Pudjiastuti, Hadir dalam Wisuda ke- 83 Periode I Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk memberikan pidato ilmiahnya terkait perikanan dankelautan Indonesia. Dalam kegiatan yang berlangsung di UMM Dome ini, Susi mengatakan bahwa kita aarus mengubah fokus pembangunan pada kemaritiman bukan lagi berfokus pada Landbase development. “Padahal negara kita dikelilingi oleh lautan. Untuk itu, program pemerintahan Presiden Jokowi dan Pak Jusuf Kalla menjadikan…
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan mengajak Pemusa Muhammadiyah untuk ikut berkontribusi dalam kampanye sadar energi.

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chairul Tanjung Berikan Tips Sukses Kepada Lulusan UMM

Chairul Tanjung mengingatkan pada para lulusan UMM untuk selalu memegang teguh prinsip Be Creative, Be Innovative, And Be Enrepreneurial.

Close