Meriahnya Management Entrepreneur Days FEB UB, Mulai Daun Kopi Hingga Biji Kopi Jadi Berkah Hingga Ratusan Juta Rupiah!

Infokampus.news, Malang – Management Entreprenur Days yang digelar hari ini (29/4) hingga besok (30/4) menarik antusiasme tersendiri bagi para pengunjung yang memadati halaman parkir Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (UB). Pasalnya acara tahunan yang digelar untuk para mahasiswa semester 6 prodi Manajemen UB ini memiliki tema khusus yakni Indonesian culture heritage.

Sesuai dengan temanya, menurut M. Erfan Arif, S.E., M.M., wakil Ketua Panitia acara ini pengunujung bisa menikmati berbagai produk Indonesia tempo dulu yang disajikan disini.

“Seperti mahasiswa di kelas saya mereka menjual mainan jadul, yah untuk kembali mengenang masa lalu dan mengasah motorik mereka ya, karena anak muda sekarang terlalu didominasi gadget.” Tukasnya saat ditemui tim Infokampus.news.

Selain mainan jadul, disini para mahasiswa juga menjual berbagai makanan tempo dulu maupun makanan khas Indonesia. Seperti permen gulali, nasi krawu, dan tak ketinggalan berbagai aneka kopi disajikan disini.

Salah satu yang paling unik yakni Kawa Coffee Leaf, produk kopi yang berasal dari daun kopi khas Sumatera Barat yang dijual oleh Pandu Putra, mahasiswa manajemen angkatan 2016 di stand miliknya. Pada wartawan ia menjelaskan bahwa produk daun kopi miliknya ini memiliki citarasa seperti kopi asli namun lebih ringan.

Baca Juga :  Wow ! Akreditasi Prodi Unair Urutan Kedua Terbanyak di Indonesia

“Jadi seperti teh diseduhnya, tapi ini dari daun kopi. Rasanya sih menurut teman-teman yang sudah memberikan testernya seperti kopi tapi lebih ringan. Kita melihat pasar kan sekarang mahasiswa semua suka kopi,” ungkap Pandu.

Pandu juga menjelaskan kopi ini sudah ada sejak jaman Belanda menjajah Indonesia. Karena saat itu biji kopi hampir semuanya dibawa oleh Kolonial Belanda, maka masyarakat jika ingin menikmati kopi bisa menyeduh daun kopi. Kawa Coffe Leaf juga jauh lebih murah yakni dibanderol 10 ribu rupiah saja per 40 gramnya.

“Ini bisa dibilang juga kopi perjuangan lah,” ujar Pandu.

Keunikan seperti inilah yang diharapkan semakin menjamur di kalangan mahasiswa FEB UB. Menurut Dosen manajemen UB sekaligus wakil Ketua Pelaksana dari acara MED, M. Erfan Arif, S.E., M.M., acara ini sudah banyak menumbuhkan para pebisnis sukses.

Karena selain menumbuhkan potensi, para mahasiswa juga dihubungkan langsung dengan para alumni yang sudah malang melintang di dunia bisnis. “Jadi kami linkkan langsung dengan alumni agar mahasiswa ini langsung dapat ilmu dari pakarnya.” Terang Erfan.

Baca Juga :  Lowongan Kerja PT Ajinomoto Indonesia

Salah satu alumni UB yang sudah cukup sukses di bidang usaha kuliner yakni Diajeng dan Iqbal, pemilik Badi Coffee dan Badi Gelato. Duo muda mudi yang sudah berkecimpung di dunia bisnis kuliner sejak Agustus 2018 lalu ini, sekarang sudah meraup omzet hingga 140 juta rupiah per bulannya.

Ditemui di sela kesibukannya meracik kopi bagi para pelanggan, Diajeng membagikan tips suksesnya. Alumni FEB UB yang bercita-cita membuka cabang Badi Gelato dan juga Badi Pattisery di seantero Sumatera dan Malang ini mengaku sama sekali tidak takut mengambil resiko.

“Ya kalau saya sih jangan takut rugi kalau buka bisnis itu, yang penting harus ada bussiness plannya. Kan ya namanya juga usaha, kebanyakan anak jaman sekarang ini salahnya kalau mau buka usaha takut rugi duluan.” Tandas Ajeng. (Pus)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *