Merinding! Kak Seto Ingatkan Calon Pendidik Tetap Maksimal Agar Anak Tidak Mencari ‘Kasih Sayang Menyimpang’

Infokampus.news, Malang – Dr. Seto Mulyadi mengingatkan para calon pendidik maupun aktivis pendidik dalam Seminar Nasional yang digelar FIP UM hari ini. Aktifis dan pemerhati anak ini menyebutkan, sebagai orang tua mendidik anak memang harus ekstra sabar.

“Kita ini berlomba dengan berbagai perilaku dan pelaku menyimpang di luar sana, kalau keluarga tidak jadi tempat yang indah untuk putra putrinya sendiri bisa berbahaya.” Tukasnya cukup serius.

Ia mencontohkan salah satu pelaku menyimpang, Emon, yang menjadi tersangka atas kasus sodomi pada lebih dari 50 anak di kota Bandung beberapa waktu silam. “Hampir separuh dari korban itu bilang jangan hukum Emon, kenapa? Karena keluarga tidak bisa memberikan kasih sayang yang mereka butuhkan tersebut,” paparnya.

Calon Pendidik Harus Terus Belajar

Tidak hanya kasus ini, namun kasus lain juga ternyata sangat banyak. Jika diperhatikan dengan seksama, semua kasus berasal dari satu kesalahan saja.

“Karena slogan rumahku adalah surgaku tidak pernah tercipta,”, imbuhnya. Untuk itu selain bersabar, para orang tua dan tenaga pendidik dianjurkan untuk selalu belajar tentang psikologi terbaru.

“Kalau ada kemarahan atau stress langsung berobat agar tidak berdampak pada anak atau lakukan aktivitas lain yang bermanfaat. Jangan lupa terus belajar, salah satunya pelajari buku psikologi populer,” Pungkasnya. Disamping itu ia juga berharap para orang tua dan guru serta para praktisi pendidikan ain terus mengembangkan komunikasi yang efektif. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Beasiswa S1 dari Universitas Adelaide Tahun 2018

Beasiswa ini ditujukan untuk pelajar internasional yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 di Universitas Adelaide,  Australia.

Close